
4.575 guru Batam telah ikuti pemahaman kurikulum merdeka

Batam (ANTARA) - Sebanyak 4.575 guru di Kota Batam Kepulauan Riau sudah mengikuti pemahaman terkait penerapan Kurikulum Merdeka.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Hendri Arulan di Batam, Kamis mengatakan 4.575 guru tersebut merupakan yang tergabung pada 273 satuan pendidikan yang sudah menerapkan kurikulum merdeka di daerah setempat.
"Guru yang tergabung pada 273 satuan pendidikan itu ada 4.575 orang yang sudah ikut pemahaman kurikulum merdeka. Sisanya masih K13. Insya Allah tahun depan berubah statistiknya untuk menuju ke kurikulum merdeka semua," kata dia.
Baca juga:
273 satuan pendidikan di Batam terapkan kurikulum merdeka
Polda Kepri terapkan TNBK warna hijau di FTZ Batam, Bintan, dan Karimun
Ia menjelaskan , untuk Kota Batam yang sudah melakukan aktivasi Platform Merdeka mengajar (PMM) mencapai 100 persen pada 273 sekolah yang menerapkan Kurikulum Merdeka.
"Posisi Batam hari ini di tingkat nasional itu yang sudah aktivasi PMM, jadi kurikulum mereka itu ada istilah prosesnya aktivasi PMM. Dan PMM itu dari 273 sekolah Batam sudah menyelesaikan 100 persen dan posisi hari ini guru-guru sekolah yang menerapkan itu sudah 100 persen," ujar Hendri.
Lebih lanjut Hendri menyebutkan satuan pendidikan yang sudah PMM di Batam mencapai 98 persen dan berada pada peringkat 1 secara nasional untuk 514 kabupaten/kota dan 34 provinsi di Indonesia.
Dinas Pendidikan Kota Batam menyebutkan sebanyak 273 satuan pendidikan yang terdiri dari TK, SD, dan SMP telah menerapkan Kurikulum Merdeka.
Baca juga:
Indonesia dan Singapura tingkatkan pengawasan laut
Kepala BP Batam berbagi pengalaman percepatan pembangunan dengan Tanjungpinang
Hendri mengatakan penerapan kurikulum merdeka belajar sudah mulai berjalan sejak tahun ajaran baru 2022/2023.
"Hingga saat ini sudah ada 273 sekolah yang melaksanakan Kurikulum Merdeka. TK ada 13 sekolah, SD ada 190 sekolah, SMP ada 70 sekolah," kata Hendri.
Berdasarkan data Dinas Pendidikan Kota Batam saat ini terdapat sekitar 1.000 satuan pendidikan baik negeri atau swasta yang ada di daerah setempat.
Pewarta : Jessica Allifia Jaya Hidayat
Editor:
Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026
