
Dinsos Karimun Tangani 21 Gepeng

Karimun (ANTARA News) - Dinas Sosial Kabupaten Karimun Provinsi Kepulauan Riau masih menangani 21 gelandangan dan pengemis yang terjaring dalam razia Satpol-PP dan kepolisian di pusat kota Tanjung Balai Karimun, Sabtu (6/11) malam.
''Gelandangan dan pengemis (gepeng) yang terjaring razia ditangani Dinas Sosial (Dinsos). Mereka masih ditampung di Wisma Tramtib, Sei Bati, Kecamatan Tebing,'' kata Kepala Bagian Operasi Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Karimun R Toni Sugestiana, di Tanjung Balai Karimun, Minggu.
Para gepeng, kata dia, terjaring di beberapa titik keramaian, seperti di pelabuhan, pusat jajanan dan di depan hotel dan wisma.
''Jumlah gepeng yang terjaring 21 orang, beberapa di antaranya anak-anak yang kerap meminta-minta kepada warga dan tamu hotel,'' tuturnya.
Dia menuturkan, kebijakan selanjutnya diserahkan kepada Dinsos.
Para gepeng akan dibina serta dipanggilkan anggota keluarga atau orang tua.
''Semuanya kami serahkan kepada Dinsos. Yang jelas, kami hanya dalam kapasitas membantu merazia,'' ucap Toni.
Keberadaan para gepeng, terutama anak-anak kerap meresahkan karena mereka tidak segan-segan membuntuti tamu hotel saat keluar.
Gepeng anak-anak berprofesi ganda. Selain mengemis juga sebagai penyemir sepatu, loper koran, serta mengemis di hotel besar hingga larut malam.( ANT-028/A013/Btm1)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
