
Komisi II Coret Anggaran ke Luar Negeri

Tanjungpinang (ANTARA Kepri) - Komisi II DPRD Provinsi Kepulauan Riau mencoret anggaran ke luar negeri yang diajukan Dinas Pariwisata, Badan Penanaman Modal dan Investasi Daerah, serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan.
"Anggaran yang diusulkan ketiga dinas tersebut dalam APBD 2012 sekitar Rp2 miliar," kata anggota Komisi II DPRD Kepulauan Riau Yudi Carsana, di Tanjungpinang, Minggu.
Ia mengatakan, penolakan tersebut terkait masalah yang terjadi pada 2011. Gubernur Kepri HM Sani tidak mengizinkan Komisi II DPRD melakukan kunjungan kerja ke Australia.
Keputusan gubernur itu disampaikan setelah beberapa kelompok massa menilai negatif terhadap rencana kunjungan kerja yang dilakukan Komisi II DPRD Kepri. Gubernur khawatir jika itu tetap dilaksanakan, akan menimbulkan polemik.
Padahal kunjungan kerja yang dilakukan Komisi II DPRD Kepri itu bertujuan untuk meningkatkan sektor perikanan. Komisi II DPRD Kepri ingin mempelajari pasar nelayan dan sistem pengembangan sektor perikanan di Australia.
Peningkatan sektor perikanan merupakan salah satu visi dari gubernur. Karena itu, penolakan yang dilakukan gubernur itu dinilai tidak sejalan dengan visinya.
"Kami nilai gubernur tidak kooperatif, karena saat itu kami ingin mempromosikan potensi ikan di Kepri kepada pengusaha di Australia," ujarnya.
Sikap Sani, kata dia, menimbulkan kekecewaan Komisi II DPRD Kepri. Karena itu, Komisi II DPRD Kepri mencoret usulan perjalanan dinas yang diajukan Dinas Pariwisata, Badan Penanaman Modal dan Investasi Daerah, dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan.
Mitra Komisi II DPRD Kepri itu tidak ngotot program tersebut harus dilaksanakan. Mereka bisa menerima keputusan Komisi II DPRD Kepri.
"Jika kami tidak diperkenankan ke luar negeri untuk memajukan Kepri, maka dinas mitra kami juga tidak boleh ke luar negeri," katanya.
Selama ini, kata dia, perjalanan dinas ke luar negeri yang dilakukan Badan Penanaman Modal dan Investasi Daerah berhasil mempromosikan Kepri kepada pengusaha Jepang dan Korea.
"Beberapa pengusaha asal Korea dan Jepang menindaklanjuti hasil pertemuan tersebut, dan menyatakan tertarik untuk berinvestasi di Kepri," ujarnya.
(KR-NP/E005)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
