BKKBN Kepri jangkau 72 persen keluarga berisiko stunting

id kepri batam,bkkbn,kemendukbangga,genting,stunting

BKKBN Kepri jangkau 72 persen keluarga berisiko stunting

Kepala Perwakilan BKKBN Kepri Rohina menyerahkan bantuan program Genting untuk keluarga berisiko stunting (KRS) di Batam, Kepri, Rabu (13/8/2025). ANTARA/Amandine Nadja

Batam (ANTARA) - Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga) melalui Kantor Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Kepulauan Riau (Kepri) telah menjangkau 72 persen keluarga berisiko stunting (KRS) untuk program pencegahan stunting.

"Target untuk tahun 2025 yakni 4.000 KRS se-Provinsi Kepri dan hingga saat ini, 72 persen sudah diintervensi dengan program Genting (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting),” kata Kepala Perwakilan BKKBN Kepri Rohina di Batam, Rabu.

Ia juga mengatakan bahwa salah satu program Genting yakni penyaluran bantuan kepada KRS dalam bentuk uang dan bahan pangan, yang didukung oleh anak-anak sekolah dan pihak perbankan.

“Kami bekerja sama dengan Bank BSI untuk menyalurkan Rp67 juta selama enam bulan kepada KRS. Remaja-remaja dari forum Generasi Berencana (GenRe) juga turut mengumpulkan BTS yaitu beras, telur dan uang sedekah,” katanya.

Ia mengatakan bahwa bantuan tersebut akan disalurkan dari Agustus hingga Desember, dengan setiap KRS, yakni sekitar 159 orang, mendapatkan Rp420 ribu setiap bulan.

Selain itu, BKKBN Kepri menggelar kegiatan masak Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT) untuk melombakan menu kreatif yang bergizi untuk anak.

Baca juga: BKKBN Kepri bagikan MBG untuk tiga posyandu di Tanjungpinang

“Menu masakan DASHAT ini menjadi bagian untuk menekan angka stunting, karena memastikan masakannya kreatif dan menarik tapi juga memenuhi gizi anak,” kata dia.

Untuk program SIDAYA (Lansia Berdaya), BKKBN Kepri juga memberi bantuan berupa sembako kepada masyarakat lansia.

“Kami memiliki rangkaian kegiatan untuk menyemarakkan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, jadi selain itu kami juga ada pelayanan Keluarga Berencana (KB) Gratis dan Cek Kesehatan Gratis di kantor,” katanya.

Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) sekaligus Bunda GenRe Kota Batam Erlita Amsakar, mengapresiasi keterlibatan aktif anak-anak GenRe dalam kegiatan ini.

"Forum GenRe menjadi wadah luar biasa untuk menyalurkan aspirasi dan belajar kepemimpinan. Dalam konteks Hari Remaja Nasional, anak-anak ini berhak mendapatkan akses untuk pelayanan kesehatan dan pendidikan," ujarnya.

Erlita juga menilai semangat dan antusiasme anak-anak GenRe dalam mengumpulkan bantuan dan menyalurkannya kepada penerima sangat berarti.

"Kontribusi mereka akan membantu menjaga kesehatan anak dan mencegah stunting di Kota Batam," tutupnya.

Baca juga: Deputi KSPK Kemendukbangga berikan edukasi siap nikah kepada para mahasiswa

Baca juga: BKKBN Kepri raih peringkat terbaik pelayanan KB, capai 1.451 peserta

Pewarta :
Uploader: Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026


Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Komentar

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE