
Lion Siapkan Rusun bagi Karyawan di Batam

Batam (Antara Kepri) - Lion Group menyewa 400 kamar di rumah susun milik Badan Pengusahaan (BP) Batam yang dipersiapkan sebagai tempat tinggal karyawan bagian hanggar Bandara Internasional Hang Nadim Batam.
"Pihak Lion menyewa rusun di Kabil yang jaraknya tidak jauh dari Bandara Internasional Hang Nadim Batam seiring dengan segera dioperasikannya hanggar di Batam," kata Direktur Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Humas (PTSP dan Humas) BP Batam Dwi Djoko Wiwoho di Batam, Kamis.
Djoko mengatakan tarif setiap kamar yang disewa oleh Lion Group (pemilik maskapai penerbangan Lion Air) antara Rp380 ribu sampai Rp480 ribu per kamar per bulan sesuai dengan tarif yang berlaku.
"Tepatnya kapan ditempati belum tahu, kemungkinan menunggu hanggar di Batam beroperasi pada Juni. Namun pada setiap kamar sudah ada fasilitas lengkap," kata dia.
BP Batam, kata dia, juga berencana membangun sejumlah rusun baru di sekitar bandara untuk mencukupi kebutuhan tempat tinggal karyawan perusahaan penerbangan yang diperkirakan mencapai 4.200 orang.
"Kami juga akan membangun sejumlah rusun baru untuk memenuhi kebutuhan pekerja di Batam. Kami sedang menyusun anggarannya," kata Djoko.
Sementara iru, Heavy Maintenance Manager Lion Grup Ronny Roozanno mengatakan pada Juni 2013 hanggar Lion di Batam akan beroperasi dan akan memindahkan karyawan di hanggar Surabaya ke Batam.
"Saat ini kami masih menggunakan hanggar Angkatan Laut di Surabaya. Namun jika yang di Batam sudah selesai maka pekerjanya akan dipindahkan ke Batam, dan pada akhir 2013 hanggar Surabaya ditutup," kata dia.
Ia mengatakan butuh tempat yang dekat dengan bandara untuk tempat tinggal karyawan yang akan bekerja di Batam.
Lion Group saat ini sedang membangun fasilitas perbaikan pesawat di Bandara Internasional Hang Nadim Batam untuk merawat semua maskapai miliknya. Lion Grup juga akan menggandeng pabrikan agar semua pengerjaan pesawat bisa dilakukan di Batam. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
