Logo Header Antaranews Kepri

KPU Batam Tambah Tenaga Pelipat Suara

Kamis, 13 Maret 2014 16:00 WIB
Image Print
Komisi Pemilihan Umum (antaranews)

Batam (Antara Kepri) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Batam Kepulauan Riau menambah 100 orang tenaga pelipat kertas suara untuk mengejar waktu pelipatan yang ditargetkan selesai 20 Maret 2014, kata Ketua KPU Batam Muhammad Syahdan.

"Hari ini kami tambah 100 orang lagi, menjadi 260 orang pelipat suara," kata Muhammad Syahdan di Batam, Kamis.

Tenaga pelipat suara diutamakan yang berdomisili di wilayah Kecamatan Sekupang, dekat dengan kantor KPU dan gudang logistik serta tempat pelipatan suara.

Untuk melipat suara, tenaga lepas itu harus mengisi dan menandatangani surat pernyataan yang sudah disiapkan KPU Batam. Selain itu menyerahkan Kartu Tanda Penduduk asli kepada petugas.

"KTP ditahan selama proses pelipatan," kata Syahdan.

KPU Batam memberlakukan pengamanan ketat pada pelipatan suara. Setiap tenaga pelipat yang datang dan pergi digeledah oleh pihak pengamanan untuk mengantisipasi penyelewengan.

Mengenai ruangan, ia mengatakan sudah tidak ada masalah dan cukup untuk menampung hingga 260 tenaga pelipat dan logistik Pemilu.

"Sudah ada ruangan baru dari BP Batam," kata dia.

Sementara itu, hingga saat ini sebagian surat suara belum tiba di Batam dan diperkirakan baru sampai 15 Maret 2014.

Syahdan mengatakan kapal yang membawa kontainer surat suara baru berangkat dari Pelabuhan Tanjung Priok di Jakarta pada 6 Maret 2014. Hingga diperkirakan tiba pekan ini.

Terlambatnya pengiriman surat suara ke Batam disebabkan masalah teknis di pihak ekspedisi. KPU Batam hanya bisa menunggu kedatangan surat.

Namun, dikhawatirkan keterlambatan kedatangan surat suara itu dapat mengganggu jadwal tahapan pemilu, karena pelipatan surat suara ditargetkan selesai 20 Maret 2014. Otomatis KPU Batam hanya memiliki waktu lima hari untuk melipat satu kontainer surat suara.(Antara)

Editor: Dedi



Pewarta :
Editor: Jo Seng Bie
COPYRIGHT © ANTARA 2026