Logo Header Antaranews Kepri

Anggaran Kepri Defisit Rp350 Miliar

Rabu, 22 April 2015 15:40 WIB
Image Print

anjungpinang (Antara Kepri) - Anggaran pendapatan Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) tahun 2015 turun Rp350 miliar akibat menurunnya dana bagi hasil migas, kata anggota Komisi II DPRD Kepri Rudy Chua di Tanjungpinang, Rabu.

"Penurunan anggaran ini mempengaruhi kegiatan yang sudah direncanakan, dan Pemerintah Kepri masih mencari jalan keluarnya," tambahnya.

Politikus Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) itu menambahkan ada beberapa solusi yang dapat dilakukan pemerintah antara lain meminjam uang dari bank dan melakukan pembahasan anggaran perubahan lebih awal.

Menurut dia, meminjam uang dari bank merupakan pilihan berat, karena berisiko. Namun itu dapat dilakukan jika seluruh kegiatan tidak dapat direvisi karena dianggap prioritas.

"Boleh-boleh saja pemerintah meminjam uang di bank untuk melaksanakan kegiatan. Tetapi yang namanya hutang pasti ada risikonya," ujarnya.

Sementara pilihan kedua, lanjutnya pemerintah melakukan rasionalisasi terhadap seluruh kegiatan sehingga harus membahas anggaran perubahan secara cepat.

Pengesahan anggaran perubahan secara cepat melalui analisasi yang matang terhadap kegiatan yang akan dilaksanakan dapat menanggulangi permasalahan tersebut.

Secara pribadi, Rudy berpendapat pilihan kedua sebaiknya pemerintah merasionalisasi kegiatan. Kegiatan yang prioritas dapat dilaksanakan tahun ini, sedangkan kegiatan yang belum prioritas dapat ditunda.

Ukuran prioritas kegiatan itu dapat dikaji melalui kebutuhan masyarakat terhadap kegiatan tersebut. Jika belum dibutuhkan, manfaatnya tidak terlalu besar, maka dapat ditunda pelaksanaannya.

"Dalam pembahasan anggaran perubahan akan diketahui apakah kegiatan tersebut penting dan bermanfaat untuk masyarakat atau tidak," katanya. (Antara)

Editor: Rusdianto



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026