
BNN Minta Kemenag Siapkan Penyuluh Antinarkoba Madrasah

Kami menyambut baik rencana Kanwil Kemenag Kepri untuk menyelenggarakan kegiatan tes urine tersebut
Tanjungpinang (Antara Kepri) - Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kepulauan Riau minta Kementerian Agama (Kemenag) setempat menyiapkan penyuluh antinarkoba di setiap madrasah.
"BNN sudah memulai kerja sama dengan Dinas Pendidikan di seluruh Kepri untuk menyiapkan kader penyuluh antinarkoba di sekolah. Sebaiknya di madrasah melakukan hal yang sama," kata Kepala Bidang Pencegahan Dan Pemberdayaan Masyarakat BNN Kepri AKBP Ahmad Yani saat mengunjungi Kantor Kemenag Kepri, Kamis.
Dia menjelaskan tugas utama kader penyuluh yakni memberikan penyuluhan tentang anti narkoba di lingkungan sekolah atau madrasah masing-masing.
"Ini upaya pencegahan yang efektif," katanya.
Permintaan agar disiapkan kader penyuluh antinarkoba di setiap madrasah itu disampaikan ketika Ahmad Yani dan Kepala Kemenag Kepri Marwin Jamal membahas rencana tes urine terhadap pegawai Kemenag Kepri.
Direncanakan tes urine dilaksanakan Agustus 2016 lantaran pihak BNN harus mempersiapkan berbagai kebutuhan.
"Dibutuhkan waktu sekitar satu jam untuk tes urine," katanya.
Yani mengemukakan kegiatan tes urine sedang banyak dilakukan oleh berbagai institusi pemerintah dengan tujuan untuk menekan angka penyalahgunaan narkoba di kalangan pegawai pemerintah.
"Kami menyambut baik rencana Kanwil Kemenag Kepri untuk menyelenggarakan kegiatan tes urine tersebut," ujarnya.
Marwin Jamal menyambut baik berbagai rencana yang dikemukakan pihak BNN. Bahkan Kemenag Kepri akan menggerakan seluruh penyuluh agama, baik PNS maupun penyuluh honorer untuk bersama-sama memerangi narkoba.
Pihak Kemenag juga akan menyiapkan program dan kegiatan untuk menyosialisasikan gerakan anti narkoba.
"Dalam kegiatan tersebut kami akan mendesain agar setiap satuan kerja memiliki kader penyuluh anti narkoba," katanya. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta : Niko Panama
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
