Seorang warga Tarempa, ibukota Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau, Nyonya Tajri, Minggu (1/5) menunjukkan beberapa kain motif Cual yang dipopulerkan kembali pemerintah setempat. Kain Cual pertama ditenun Hj Halimah, warga Siantan (kini Kepulauan Anambas) pada tahun 1863 dan menjadi bahan busana kaum bangsawan, tetapi hampir punah seiring perjalanan zaman sehingga untuk sementara ini pembuatannya di Palembang, Sumatra Selatan dan sentra kaintetun dan batik di Pulau Jawa untuk cendera mata dan pakaian pegawai negeri sipil Kepulauan Anambas setiap Kamis. ANTARA/Jo Seng Bie
Kain Motif Cual Khas Kepulauan Anambas
Seorang warga Tarempa, ibukota Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau, Nyonya Tajri, Minggu (1/5) menunjukkan beberapa kain motif Cual yang dipopulerkan kembali pemerintah setempat. Kain Cual pertama ditenun Hj Halimah, warga Siantan (k

Komentar