Logo Header Antaranews Kepri

PDIP enggan bahas pencalonan Rahma pada Pilkada

Minggu, 7 Januari 2018 06:09 WIB
Image Print
Ketua Bapilu PDIP Tanjungpinang Syahrial (Antaranews Kepri/Aji Anugraha)
Kami kurang tertarik membahas soal itu, melainkan cenderung fokus menjelang pendaftaran Lis-Maya sebagai bakal calon wali kota dan wakil wali kota

Tanjungpinang (Antaranews Kepri) - Pengurus Dewan Pimpinan Cabang PDIP Tanjungpinang, Kepulauan Riau, mulai enggan membahas lebih mendalam soal pencalonan Rahma sebagai wakil wali kota mendampingi Syahrul.

"Kami kurang tertarik membahas soal itu, melainkan cenderung fokus menjelang pendaftaran Lis-Maya sebagai bakal calon wali kota dan wakil wali kota," kata Ketua Badan Pemenangan Pemilu DPC PDIP Tanjungpinang Syahrial di Tanjungpinang, Sabtu.

Ia tidak ingin mengomentari soal pernyataan Sekretaris DPC PDIP Tanjungpinang Agus yang menyampaikan di sejumlah media massa bahwa PDIP tidak akan menghambat Rahma mencalonkan diri pada pilkada. Keputusan tersebut terpaksa dilakukan agar tidak ada yang merasa dizalimi.

"Saya tidak ingin menanggapi hal itu," ucap Syahrial yang biasa disapa Yai.

Yai mengatakan surat pengunduran diri Rahma sebagai anggota DPRD Tanjungpinang dari Fraksi Demokrasi Indonesia Perjuangan akan disampaikan kepada pengurus PDIP di tingkat pusat dan Kepri.

"Apa keputusan mereka, itu yang kami laksanakan," katanya.

Sampai sekarang Rahma belum pernah menyampaikan secara resmi kepada pengurus PDIP Tanjungpinang akan mencalonkan diri sebagai wakil wali kota mendampingi Syahrul pada Pilkada Tanjungpinang 2018.

"Sampai sekarang belum ada pernyataan atau surat resmi terkait itu," tuturnya.

Sebelumnya, Rahma yang ditetapkan Partai Gerindra sebagai Bakal Calon Wali Kota Tanjungpinang mendampingi Syahrul menyatakan siap dipecat PDIP.

"Jika harus dipecat dari PDIP, saya rela dan ikhlas berlapang dada," kata Rahma di Tanjungpinang, Kamis.

Rahma yang juga anggota Fraksi Demokrasi Indonesia Perjuangan DPRD Tanjungpinang menyatakan secara etika politik dirinya juga sudah menyiapkan surat pengunduran diri yang disampaikannya langsung kepada Ketua DPC PDIP Kota Tanjungpinang.

"Mungkin saya orang yang jauh dari sempurna, dan pasti manusia tempatnya salah. Karena kebenaran hanya milik Allah SWT," ujarnya anggota legislatif daerah pemilihan Tanjungpinang Timur itu.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan dan kepercayaan kepada dirinya untuk maju sebagai Bakal Calon Wakil Wali Kota Tanjungpinang mendampingi Syahrul.

Selain itu, dia juga mengucapkan terima kasih juga kepada PDIP yang telah membuka ruang bagi dirinya berkarir sebagai wakil rakyat untuk mengabdi kepada rakyat selama sekitar 3 tahun terakhir ini.

"Akan tetapi, alhamdulillah eksistensi saya selama ini dalam bekerja sungguh-sungguh sebagai wakil rakyat dilihat Partai Politik lain (Demokrat, Golkar, PKPI dan PPP) yang menganggap saya menjadi pilihan yang pantas menjadi pendamping Ayah Syahrul dari diskusi dan musyawarah bersama partai politik itulah yang menjadi awal dorongan terhadap saya untuk maju sebagai wakil wali kota," ujarnya.

Editor: Rusdianto



Pewarta :
Editor: Kepulauan Riau
COPYRIGHT © ANTARA 2026