Rumah sakit empat kabupaten di Kepri nihil pasien COVID-19

id Empat kabupaten,Kepri, nihil, pasien COVID 19

Rumah sakit empat kabupaten di Kepri nihil pasien COVID-19

Petugas Bandara Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang memeriksa suhu tubuh calon penumpang pesawat (Nikolas Panama)

Tanjungpinang (ANTARA) - Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Kepulauan Riau mencatat empat kabupaten di provinsi itu nihil pasien positif COVID-19.

Keempat kabupaten nihil pasien COVID-19 yaitu Natuna, Kepulauan Anambas, Karimun, dan Kabupaten Lingga.

"Kabupaten Natuna dan Kepulauan Anambas menang sejak awal tidak pernah ada pasien positif, sementara Lingga pernah ada satu positif COVID-19 namun meninggal dunia setelah sempat dirawat di Batam. Di Karimun kini nihil pasien COVID-19 setelah seorang pasien sembuh," kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kepri, Tjejep Yudiana di Tanjungpinang, Kamis.

Gugus Tugas memberi apresiasi keempat kabupaten yang berhasil mencegah penularan COVID-19 dan juga memberi apresiasi kepada masyarakat yang tinggal di daerah tersebut yang tetap mematuhi protokol kesehatan dalam beraktivitas.

"Mudah-mudahan kondisi ini tetap dipertahankan," ucapnya

Di Tanjungpinang juga sejak dua bulan lalu tidak ada penambahan kasus baru COVID-19. Namun di Tanjungpinang masih ada satu orang pasien COVID-19 yang dikarantina.

"Di Bintan juga tinggal satu orang pasien COVID-19. Mudah-mudahan segera sembuh," tururnya.

Tjetjep mengatakan kondisi di Batam justru berbeda dengan enam kabupaten dan kota di Kepri. Jumlah kasus COVID-19 terus bertambah, meskipun penambahan kasus tidak sebanyak beberapa pekan lalu.

Total jumlah pasien positif di Batam hari ini bertambah lima orang menjadi 233 orang. Namun jumlah kasus yang aktif di Batam tinggal 36 orang, berkurang dua orang hari ini.

"Total jumlah pasien positif COVID-19 di Kepri sebanyak 307 orang. Jumlah pasien yang dikarantina 34 orang, sedangkan yang dirawat empat orang. Jumlah pasien yang sembuh 253 orang, bertambah delapan orang hari ini. Sementara yang meninggal dunia 16 orang," katanya.
 
Pewarta :
Editor: Evi Ratnawati
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar