Survei Lemkapi: 84,6 persen masyarakat puas pelayanan Polri
Jumat, 24 Juni 2022 16:08 WIB
Arsip Foto - Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya mendapat penghargaan dari Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi) atas prestasi dan kinerja yang dinilai sangat baik. ANTARA/Fianda Rassat
Jakarta (ANTARA) - Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi) Dr Edi Hasibuan mengungkapkan hasil survei lembaganya terhadap kinerja Polri. Berdasarkan hasil survei tersebut, sebanyak 84,6 persen masyarakat Indonesia merasa puas dengan pelayanan Polri.
"Menjelang Hari Bhayangkara ke-76, Lemkapi melakukan survei kinerja polisi untuk mengukur tingkat kepuasan masyarakat atas pelayanan Polri," kata Edi dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat.
Menurut dia, survei yang dilaksanakan pada 10-23 Juni 2022 melibatkan 1.000 orang responden. Survei dilakukan melalui tatap muka lewat jaringan mahasiswa yang menjadi mitra Lemkapi di seluruh Indonesia.
Selama setahun terakhir, kata dia, pelayanan Polri yang banyak diapresiasi menurut persepsi masyarakat adalah peningkatan moderenisasi pelayanan yang berdampak transparansi pelayanan publik dan peranan besar Polri dalam gerakan vaksinasi nasional. Dari survei ini juga terungkap sosok Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo dinilai tegas dalam memimpin pasukan berbaju coklat.
Mantan anggota Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) itu menambahkan bahwa 11,2 persen
responden menyampaikan tidak puas atas pelayanan Polri dengan berbagai alasan, seperti pelayanan diskriminatif, masih ada oknum polisi terlibat penyalahgunaan kewenangan, serta sebaran media sosial yang negatif masih kerap muncul.
Sebanyak 4,2 persen responden lainnya tidak memberikan komentar dengan alasan masih mempelajari kinerja Polri di tengah masyarakat.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Lemkapi: 84,6 persen masyarakat puas dengan pelayanan Polri
"Menjelang Hari Bhayangkara ke-76, Lemkapi melakukan survei kinerja polisi untuk mengukur tingkat kepuasan masyarakat atas pelayanan Polri," kata Edi dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat.
Menurut dia, survei yang dilaksanakan pada 10-23 Juni 2022 melibatkan 1.000 orang responden. Survei dilakukan melalui tatap muka lewat jaringan mahasiswa yang menjadi mitra Lemkapi di seluruh Indonesia.
Selama setahun terakhir, kata dia, pelayanan Polri yang banyak diapresiasi menurut persepsi masyarakat adalah peningkatan moderenisasi pelayanan yang berdampak transparansi pelayanan publik dan peranan besar Polri dalam gerakan vaksinasi nasional. Dari survei ini juga terungkap sosok Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo dinilai tegas dalam memimpin pasukan berbaju coklat.
Mantan anggota Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) itu menambahkan bahwa 11,2 persen
responden menyampaikan tidak puas atas pelayanan Polri dengan berbagai alasan, seperti pelayanan diskriminatif, masih ada oknum polisi terlibat penyalahgunaan kewenangan, serta sebaran media sosial yang negatif masih kerap muncul.
Sebanyak 4,2 persen responden lainnya tidak memberikan komentar dengan alasan masih mempelajari kinerja Polri di tengah masyarakat.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Lemkapi: 84,6 persen masyarakat puas dengan pelayanan Polri
Pewarta : Santoso
Editor : Nikolas Panama
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Direktur Lemkapi: Putusan praperadilan bukan akhir pengungkapan kematian Vina
11 July 2024 14:22 WIB, 2024
Lemkapi minta Divisi Propam periksa video setoran ke petinggi Polri
08 November 2022 14:11 WIB, 2022
Lemkapi sebut terdakwa pembunuhan Brigadir J minta maaf demi simpati
03 November 2022 9:22 WIB, 2022