Tim pastikan UAS tidak ditangkap polisi
Senin, 18 September 2023 12:55 WIB
Ustadz Abdul Somad mengisi kajian ba'da Zuhur di Martapura, Kalimantan Selatan, Senin (18/9). (ANTARA/ HO-Sahabat UAS)
Batam (ANTARA) - Tim Sahabat Ustadz Abdul Somad memastikan ulama asal Riau itu tidak ditangkap polisi, dan masih menjalankan kegiatan safari dakwah di Kalimantan.
"Kondisi ustadz alhamdulillah sehat. Sekarang sedang menyampaikan tausiah terakhir di Martapura dalam rihlah di Kalsel," kata Hendri, Sahabat UAS yang ikut mendampingi Ustadz Abdul Somad melalui pesan singkat kepada ANTARA di Batam Kepulauan Riau, Senin.
Ia mengakui banyak informasi tidak benar yang beredar terkait kabar UAS ditangkap polisi.
"Padahal jika mau baca aja sedikt IG UAS, mereka akan paham dan tahu duduk masalahnya," kata Hendri.
Hendri menjelaskan, UAS sejak Jumat (15/9) berkeliling delapan kabupaten/kota di Kalimantan Selatan.
Sementara itu, terpisah, Kabidhumas Polda Kepri Kombes. Pol. Zahwani Pandra Arsyad, menegaskan beredarnya berita di media online yang menyebarkan informasi tentang "Ustaz Abdul Somad dipanggil Polisi Pasca Bentrok di Rempang" adalah hoaks.
Polri, kata dia, kini tengah mengejar pelaku yang menciptakan berita palsu tersebut.
“Langkah kita selanjutnya adalah dari Subdit Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Kepri kemudian didukung dengan seluruh tim kekuatan multimedia Polri akan melakukan pencarian pelaku," kata dia.
“Pihak yang mengunggah, mengedarkan informasi palsu tersebut, harus bertanggung jawab atas perbuatanya. Maka dari itu, guna mencegah penyebarluasan secara masif, Kabidhumas Polda Kepri menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak menyebarkannya. Saya minta ke seluruh masyarakat yang menerima atau mendapatkan berita bohong itu, jangan disebarkan. Karena, sistem keamanan Polri sudah berjalan," kata dia.
"Kondisi ustadz alhamdulillah sehat. Sekarang sedang menyampaikan tausiah terakhir di Martapura dalam rihlah di Kalsel," kata Hendri, Sahabat UAS yang ikut mendampingi Ustadz Abdul Somad melalui pesan singkat kepada ANTARA di Batam Kepulauan Riau, Senin.
Ia mengakui banyak informasi tidak benar yang beredar terkait kabar UAS ditangkap polisi.
"Padahal jika mau baca aja sedikt IG UAS, mereka akan paham dan tahu duduk masalahnya," kata Hendri.
Hendri menjelaskan, UAS sejak Jumat (15/9) berkeliling delapan kabupaten/kota di Kalimantan Selatan.
Sementara itu, terpisah, Kabidhumas Polda Kepri Kombes. Pol. Zahwani Pandra Arsyad, menegaskan beredarnya berita di media online yang menyebarkan informasi tentang "Ustaz Abdul Somad dipanggil Polisi Pasca Bentrok di Rempang" adalah hoaks.
Polri, kata dia, kini tengah mengejar pelaku yang menciptakan berita palsu tersebut.
“Langkah kita selanjutnya adalah dari Subdit Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Kepri kemudian didukung dengan seluruh tim kekuatan multimedia Polri akan melakukan pencarian pelaku," kata dia.
“Pihak yang mengunggah, mengedarkan informasi palsu tersebut, harus bertanggung jawab atas perbuatanya. Maka dari itu, guna mencegah penyebarluasan secara masif, Kabidhumas Polda Kepri menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak menyebarkannya. Saya minta ke seluruh masyarakat yang menerima atau mendapatkan berita bohong itu, jangan disebarkan. Karena, sistem keamanan Polri sudah berjalan," kata dia.
Pewarta : YJN
Editor : Angiela Chantiequ
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Polda Kepri serahkan tersangka kasus penyebar hoaks UAS ke Kejaksaan
21 November 2023 16:07 WIB, 2023
Polda Kepri tetapkan 2 orang tersangka kasus hoaks penangkapan UAS
27 September 2023 15:59 WIB, 2023
Polda Kepri lakukan patroli cyber lacak akun penyebar berita bohong UAS
20 September 2023 18:31 WIB, 2023
Terpopuler - Kesra
Lihat Juga
Pemkab Natuna siapkan lahan 10 hektare untuk bangun peternakan terintergrasi
05 March 2026 11:02 WIB