Polres cek gudang KPU Natuna
Jumat, 13 Oktober 2023 7:13 WIB
Kapolres Natuna AKBP Nanang Budi Santosa saat berada di KPU Natuna. (ANTARA/HO-Polres Natuna)
Natuna (ANTARA) - Kepolisian Resor (Polres) Natuna Kepulauan Riau melakukan pengecekan gudang Komisi Pemilihan Umum (KPU) Natuna.
Kapolres Natuna AKBP Nanang Budi Santosa di Natuna, Kamis mengatakan pengecekan itu dilakukan untuk memastikan tidak ada permasalahan atau gangguan yang dapat mempengaruhi proses penyimpanan dan distribusi logistik Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.
"Ini sebagai antisipasi keamanan secara dini guna kelancaran pelaksanaan pemilu di Natuna," ucapnya.
Pada kesempatan itu Kapolres juga memberikan arahan kepada KPU agar selalu memperhatikan keamanan logistik, agar nantinya ketika dibutuhkan logistik tersebut bisa langsung digunakan tanpa kerusakan.
Selain itu ia juga mengingatkan KPU untuk meletakkan kamera pengawas dengan tepat, agar logistik terpantau dengan baik, sehingga keamanan lebih terjaga.
"Pastikan gudang kedap air atau tidak ada yang bocor, mengingat pelaksanaan nanti pada musim utara tentunya curah hujan tinggi yang disertai angin kencang," pesan Nanang.
Ia berharap dengan terpantaunya logistik dengan baik tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pemilu akan meningkat.
"Pengawasan dan pemeriksaan gudang logistik bertujuan untuk memberikan rasa aman dan kepercayaan kepada masyarakat terkait dengan integritas dan transparansi," harap Nanang.
Sementara, Ketua KPU Natuna Kusnaidi mengatakan saat ini gudang KPU masih kosong sebab logistik dalam tahap pengiriman.
"Logistik kita besok baru datang menggunakan kapal RoRo KMP Bahtera Nusantara 01," ucapnya.
Atas kunjungan itu ia mengucapkan terima kasih sebab dengan berkunjung tersebut mereka mengetahui banyak hal terkait cara mengamankan logistik.
Ia menyebut akan mengikuti saran dan arahan dari pihak polres agar logistik Pemilu 2024 aman.
"Ada (penjaga keamanan logistik)," kata Kusnaidi.
Terkait logistik yang akan datang pada besok hari kata dia, nantinya akan diperiksa terlebih dahulu sebelum disimpan.
"Yang masuk itu bilik suara," ungkap Kusnaidi.
Kapolres Natuna AKBP Nanang Budi Santosa di Natuna, Kamis mengatakan pengecekan itu dilakukan untuk memastikan tidak ada permasalahan atau gangguan yang dapat mempengaruhi proses penyimpanan dan distribusi logistik Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.
"Ini sebagai antisipasi keamanan secara dini guna kelancaran pelaksanaan pemilu di Natuna," ucapnya.
Pada kesempatan itu Kapolres juga memberikan arahan kepada KPU agar selalu memperhatikan keamanan logistik, agar nantinya ketika dibutuhkan logistik tersebut bisa langsung digunakan tanpa kerusakan.
Selain itu ia juga mengingatkan KPU untuk meletakkan kamera pengawas dengan tepat, agar logistik terpantau dengan baik, sehingga keamanan lebih terjaga.
"Pastikan gudang kedap air atau tidak ada yang bocor, mengingat pelaksanaan nanti pada musim utara tentunya curah hujan tinggi yang disertai angin kencang," pesan Nanang.
Ia berharap dengan terpantaunya logistik dengan baik tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pemilu akan meningkat.
"Pengawasan dan pemeriksaan gudang logistik bertujuan untuk memberikan rasa aman dan kepercayaan kepada masyarakat terkait dengan integritas dan transparansi," harap Nanang.
Sementara, Ketua KPU Natuna Kusnaidi mengatakan saat ini gudang KPU masih kosong sebab logistik dalam tahap pengiriman.
"Logistik kita besok baru datang menggunakan kapal RoRo KMP Bahtera Nusantara 01," ucapnya.
Atas kunjungan itu ia mengucapkan terima kasih sebab dengan berkunjung tersebut mereka mengetahui banyak hal terkait cara mengamankan logistik.
Ia menyebut akan mengikuti saran dan arahan dari pihak polres agar logistik Pemilu 2024 aman.
"Ada (penjaga keamanan logistik)," kata Kusnaidi.
Terkait logistik yang akan datang pada besok hari kata dia, nantinya akan diperiksa terlebih dahulu sebelum disimpan.
"Yang masuk itu bilik suara," ungkap Kusnaidi.
Pewarta : Muhamad Nurman
Editor : Yuniati Jannatun Naim
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
KPK sebut dugaan korupsi KPU dan gas air mata belum naik ke tahap penyelidikan
21 November 2025 11:34 WIB
Bawaslu Batam soroti tantangan baru pengawasan pilkada pasca putusan MK 135
06 September 2025 14:22 WIB
Terpopuler - Politik
Lihat Juga
China terbuka untuk dialog kembali dengan Jepang asal Takaichi tarik ucapan soal Taiwan
11 February 2026 11:16 WIB