KPU Bintan gencar masuk ke SMA/SMK tingkatkan pemilih pemula
Selasa, 28 November 2023 18:02 WIB
Anggota Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Bintan, Helianto. (Ogen)
Bintan (ANTARA) - KPU Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), gencar masuk ke sekolah-sekolah tingkat SMA/SMK sederajat di daerah setempat guna meningkatkan partisipasi pemilih pemula pada Pemilu 2024.
Kegiatan itu merupakan tindak lanjut dari kerja sama antara KPU dan Dinas Pendidikan Provinsi Kepri terkait sosialisasi kepemiluan di lingkungan dunia pendidikan.
"Kerja sama ini sudah ada sejak Pemilu periode sebelumnya, jadi kami tinggal melanjutkan saja," kata Anggota Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Bintan, Helianto, di Bintan, Selasa.
Helianto menyebut komisioner KPU rutin keliling ke sekolah-sekolah dan menjadi pembina upacara pada apel Senin pagi, untuk menyampaikan materi terkait kepemiluan kepada para pemilih pemula atau pelajar agar mereka menjadi pemilih cerdas.
Melalui kesempatan itu, kata dia, KPU mengajak pemilih pemula berpartisipasi menggunakan hak pilihnya pada Pemilu 2024, mulai dari pemilihan Presiden, DPD, DPR, DPRD tingkat provinsi serta kabupaten/kota.
"Total pemilih pemula di Bintan cukup banyak, yaitu mencapai 14.941 orang. Pemilih pemula adalah mereka yang belum pernah memilih dan baru akan memilih," katanya.
Secara terpisah, Pengamat Politik Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Politik (Stisipol) Raja Haji Tanjungpinang, Faizal Rianto, menyampaikan jumlah pemilih pemula pada Pemilu 2024 cukup tinggi. Secara nasional, jumlahnya mencapai 60 persen, berasal dari pemilih Gen Z dan Milenial.
Menurutnya, pemilih pemula juga berperan besar dalam rangka mendukung kesuksesan pemilu 2024, maka itu penting dilakukan sosialisasi masif supaya mereka mau menggunakan hak pilihnya di Pemilu 2024.
Hal ini mengingat pemilih berusia muda itu baru pertama kali menggunakan hak pilihnya, sehingga perlu diedukasi bagaimana kiat-kiat menjadi pemilih cerdas serta menyalurkan hak pilihnya di bilik suara tempat pemungutan suara atau TPS.
Selain itu, ia juga mengingatkan bahwa pemilih pemula lebih banyak memanfaatkan ruang media sosial dalam beraktivitas sehari-hari, misalnya melalui platform medsos Facebook, Instagram serta Twitter.
Medsos bisa dimanfaatkan oleh penyelenggara maupun peserta Pemilu untuk menggaet pemilih pemula pada kontestasi Pemilu mendatang.
"Sudah saatnya penyelenggara hingga peserta Pemilu bergeser ke medsos sebagai keran informasi publik Pemilu, khususnya menyasar pemilih pemula," katanya pula.
Baca juga:
Polda Kepri kirimkan 15 personel BKO jaga pemilu di Natuna
Pemkab Natuna gelar pelatihan pencegahan dan mitigasi bencana guna minimalisir dampaknya
DPRD setujui Ranperda APBD Natuna 2024 sebesar Rp1,181 triliun
Kegiatan itu merupakan tindak lanjut dari kerja sama antara KPU dan Dinas Pendidikan Provinsi Kepri terkait sosialisasi kepemiluan di lingkungan dunia pendidikan.
"Kerja sama ini sudah ada sejak Pemilu periode sebelumnya, jadi kami tinggal melanjutkan saja," kata Anggota Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Bintan, Helianto, di Bintan, Selasa.
Helianto menyebut komisioner KPU rutin keliling ke sekolah-sekolah dan menjadi pembina upacara pada apel Senin pagi, untuk menyampaikan materi terkait kepemiluan kepada para pemilih pemula atau pelajar agar mereka menjadi pemilih cerdas.
Melalui kesempatan itu, kata dia, KPU mengajak pemilih pemula berpartisipasi menggunakan hak pilihnya pada Pemilu 2024, mulai dari pemilihan Presiden, DPD, DPR, DPRD tingkat provinsi serta kabupaten/kota.
"Total pemilih pemula di Bintan cukup banyak, yaitu mencapai 14.941 orang. Pemilih pemula adalah mereka yang belum pernah memilih dan baru akan memilih," katanya.
Secara terpisah, Pengamat Politik Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Politik (Stisipol) Raja Haji Tanjungpinang, Faizal Rianto, menyampaikan jumlah pemilih pemula pada Pemilu 2024 cukup tinggi. Secara nasional, jumlahnya mencapai 60 persen, berasal dari pemilih Gen Z dan Milenial.
Menurutnya, pemilih pemula juga berperan besar dalam rangka mendukung kesuksesan pemilu 2024, maka itu penting dilakukan sosialisasi masif supaya mereka mau menggunakan hak pilihnya di Pemilu 2024.
Hal ini mengingat pemilih berusia muda itu baru pertama kali menggunakan hak pilihnya, sehingga perlu diedukasi bagaimana kiat-kiat menjadi pemilih cerdas serta menyalurkan hak pilihnya di bilik suara tempat pemungutan suara atau TPS.
Selain itu, ia juga mengingatkan bahwa pemilih pemula lebih banyak memanfaatkan ruang media sosial dalam beraktivitas sehari-hari, misalnya melalui platform medsos Facebook, Instagram serta Twitter.
Medsos bisa dimanfaatkan oleh penyelenggara maupun peserta Pemilu untuk menggaet pemilih pemula pada kontestasi Pemilu mendatang.
"Sudah saatnya penyelenggara hingga peserta Pemilu bergeser ke medsos sebagai keran informasi publik Pemilu, khususnya menyasar pemilih pemula," katanya pula.
Baca juga:
Polda Kepri kirimkan 15 personel BKO jaga pemilu di Natuna
Pemkab Natuna gelar pelatihan pencegahan dan mitigasi bencana guna minimalisir dampaknya
DPRD setujui Ranperda APBD Natuna 2024 sebesar Rp1,181 triliun
Pewarta : Ogen
Editor : Angiela Chantiequ
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
KPU Karimun-Kepri wajibkan PPK tarik minat Gen Z lewat medsos pilkada
10 October 2024 8:56 WIB, 2024
KPU Karimun: Giat sosialisasi krusial karena terdapat 40 persen pemilih pemula
05 October 2024 9:59 WIB, 2024
Kickoff Hari HAM sedunia ke-76, deklarasi pilkada bagi pemilih pemula
26 September 2024 20:33 WIB, 2024
KPU Karimun laksanakan edukasi untuk pemilih pemula jelang Pilkada 2024
11 September 2024 12:32 WIB, 2024
Populix: Gen Z harapkan pemimpin netral dan milenial cenderung pragmatis
24 January 2024 16:26 WIB, 2024
Polling Institute sebut Prabowo-Gibran unggul di kalangan pemilih pemula
31 October 2023 17:02 WIB, 2023
Terpopuler - Politik
Lihat Juga
Trump ancam Iran akan hadapi 'hari yang buruk' jika tak mencapai kesepakatan
24 February 2026 12:16 WIB
Tak ada pelanggaran, MKD pastikan penetapan kembali Ahmad Sahroni di Komisi III sesuai aturan
22 February 2026 10:32 WIB
Trump sebut Jepang mulai berinvestasi di proyek minyak, gas, dan mineral kritis
18 February 2026 10:36 WIB