Kapal Peserta Latma Komodo Tiba di Perairan Natuna
Rabu, 2 April 2014 15:10 WIB
Kapal Perang dari Negara Asing peserta Latma Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK) 2014, termasuk KRI Yos Sudarso dan KRI Telauk Banten tiba di perairan Selat Lampa, Natuna.(antarakepri.com/Zam Jambak)
Natuna (Antara Kepri) - Kapal perang TNI AL Yos Sudarso dan sejumah kapal perang negara asing dengan berbagai jenis, yang ikut dalam pelaksanaan Latma Komodo 2014 sudah tiba diperairan Natuna, Selasa.
Komandan Pangkalan TNI AL, Ranai, Kolonel Laut (P), Agus Hariadi mengatakan, kapal yang sudah datang pada hari ini dan langsung lego jangkar adalah kapal perang dari negara Rusia, Vietnam, Filiphina, Australia, Jepang, termasuk kapal perang dari Indonesia, yaitu KRI Yos Sudarso," ungkapnya.
Di Natuna sendiri kata Agus, melibatkan tujuh kapal yang terdiri dari kapal perang, antara lain dengan jenis Sigma serta jenis Parcim, kemudian kapal tengker, toughbut serta beberapa buah Kapal Rumah Sakit.
"Kapal-kapal yang datang ke Natuna ini terdiri dari berbagai macam, misalnya kapalyang ada heliped, kapal yang bisa mengevakuasi melalui udara termasuk kapal rumah sakit, ya sesuai dengan jenis latihannya. Sebagaimana diketahui, latihan ini lebih dititik beratkan kepada penanggulangan bencana," katanya.
Selanjutnya kata Agus, sebagian kapal itu bersandar di dermaga Selat Lampa dan sebagian lagi lego jangkar sekitar 2 mil dari dermaga.
Dalam latihan bersama Multilateral Komodo 2014 ini melibatkan tidak kurang dari 3.000 personel termasuk di dalamnya personel TNI AD, TNI AU dan Polri.
Sedangkan dari negara peserta melibatkan kurang lebih 1.800 personel Angkatan Laut.
"Personil yang dilibatkan dalam Latma komodo di Laut Natuna dan Anambas tak kurang
dari 3000 orang, teramasuk 1800 personil AL negara asing," ujarnya.
Kemudian lanjut Agus, kegiatan Satgas MEDCAP (Medical Civic Action Project) yang didukung oleh KRI Teluk Banten sudah melakukan kegiatan pengobatan masal secara gratis, dimulai dari daerah Pulau Laut dan hari ini sudah sampai di Selat Lampa.
"Untuk mendukung kegiatan satgas Medcap tersebut, KRI Teluk Banten-516 sudah mulai melakukan kegiatan yang rencananya selama empat hari yang sudah di mulai dari Pulau Laut, pada tanggal 29 Maret lalu. Kapal tersebut dilengkapi dua kontainer medis, dan hari ini sudah sampai di Selat Lampa," pungkasnya. (Antara)
Editor: Evy R. Syamsir
Komandan Pangkalan TNI AL, Ranai, Kolonel Laut (P), Agus Hariadi mengatakan, kapal yang sudah datang pada hari ini dan langsung lego jangkar adalah kapal perang dari negara Rusia, Vietnam, Filiphina, Australia, Jepang, termasuk kapal perang dari Indonesia, yaitu KRI Yos Sudarso," ungkapnya.
Di Natuna sendiri kata Agus, melibatkan tujuh kapal yang terdiri dari kapal perang, antara lain dengan jenis Sigma serta jenis Parcim, kemudian kapal tengker, toughbut serta beberapa buah Kapal Rumah Sakit.
"Kapal-kapal yang datang ke Natuna ini terdiri dari berbagai macam, misalnya kapalyang ada heliped, kapal yang bisa mengevakuasi melalui udara termasuk kapal rumah sakit, ya sesuai dengan jenis latihannya. Sebagaimana diketahui, latihan ini lebih dititik beratkan kepada penanggulangan bencana," katanya.
Selanjutnya kata Agus, sebagian kapal itu bersandar di dermaga Selat Lampa dan sebagian lagi lego jangkar sekitar 2 mil dari dermaga.
Dalam latihan bersama Multilateral Komodo 2014 ini melibatkan tidak kurang dari 3.000 personel termasuk di dalamnya personel TNI AD, TNI AU dan Polri.
Sedangkan dari negara peserta melibatkan kurang lebih 1.800 personel Angkatan Laut.
"Personil yang dilibatkan dalam Latma komodo di Laut Natuna dan Anambas tak kurang
dari 3000 orang, teramasuk 1800 personil AL negara asing," ujarnya.
Kemudian lanjut Agus, kegiatan Satgas MEDCAP (Medical Civic Action Project) yang didukung oleh KRI Teluk Banten sudah melakukan kegiatan pengobatan masal secara gratis, dimulai dari daerah Pulau Laut dan hari ini sudah sampai di Selat Lampa.
"Untuk mendukung kegiatan satgas Medcap tersebut, KRI Teluk Banten-516 sudah mulai melakukan kegiatan yang rencananya selama empat hari yang sudah di mulai dari Pulau Laut, pada tanggal 29 Maret lalu. Kapal tersebut dilengkapi dua kontainer medis, dan hari ini sudah sampai di Selat Lampa," pungkasnya. (Antara)
Editor: Evy R. Syamsir
Pewarta :
Editor : Jo Seng Bie
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
BPJS Kesehatan Tanjungpinang sebut sebanyak 11 ribu peserta PBI dinonaktifkan
11 February 2026 17:10 WIB
BKKBN Kepri catat layanan KB gratis jangkau 34.454 peserta baru selama 2025
08 January 2026 11:01 WIB
BPJS Kesehatan Natuna lakukan pencocokan data peserta JKN segmen perangkat desa
17 December 2025 16:49 WIB
Wagub Kepri berharap seluruh PPPK terdaftar sebagai peserta Taspen pada 2026
09 December 2025 5:21 WIB
Basarnas Natuna tempatkan peserta magang program Kemnaker di bidang humas
25 November 2025 12:25 WIB
Capai ribuan peserta, Mandiri Bintan Marathon siap digelar akhir pekan ini
03 November 2025 21:00 WIB
Terpopuler - Hukum
Lihat Juga
Polda Kepri gagalkan peredaran 353 keping vape mengandung etomidate di Kota Batam
12 February 2026 17:40 WIB