Dukung larangan mudik, Polres Karimun percepat Operasi Ketupat Seligi
Jumat, 24 April 2020 20:23 WIB
Kapolres Karimun AKBP Yos Guntur Yudi Fauris Susanto ANTARA/HO-Dok. Humas Polres Karimun
Tanjung Balai Karimun (ANTARA) - Kepolisian Resor Karimun, Kepulauan Riau mempercepat pelaksanaan Operasi Ketupat Seligi 2020 untuk mendukung kebijakan pemerintah soal larangan mudik untuk mencegah penyebaran pandemi COVID-19.
“Operasi Ketupat biasanya digelar seminggu sebelum habis bulan Ramadhan hingga seminggu setelah Ramadhan. Namun kali ini berbeda, Operasi Ketupat diadakan saat memasuki bulan Ramadhan karena kita fokus mencegah masyarakat untuk mudik sesuai peraturan pemerintah," kata Kapolres Karimun AKBP Yos Guntur Yudi Fauris Susanto dalam keterangan tertulis yang diterima di Tanjung Balai Karimun, Jumat.
Operasi Ketupat Seligi 2020, kata dia akan digelar selama 37 hari, mulai hari ini sampai 30 Mei 2020. Polres Karimun menerjunkan sebanyak 123 personel dalam operasi ini, serta mendirikan 7 pos terpadu yang disiapkan untuk melaksanakan pengamanan di pelabuhan-pelabuhan, 1 pos pengamanan yang terletak di Supermarket Oriental dan 1 pos bergerak yang diawaki oleh Sat Polairud Polres Karimun.
Operasi Kepolisian Terpusat dan sandi Ketupat Seligi, kata Kapolres, juga didukung personel dari TNI, pemerintah daerah dan mitra kamtibmas lainnya.
Jenis operasi pemeliharaan kamtibmas ini, kata dia, mengedepankan kegiatan preemtif, preventif yang didukung giat penegakan hukum dan Ban Ops dalam rangka mendukung kebijakan pemerintah terkait dengan larangan mudik guna mencegah penyebaran wabah COVID-19 sehingga masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan aman dan nyaman.
"Ini semua kita lakukan demi kebaikan bersama dan memutus mata rantai penyebaran COVID-19, serta terciptanya rasa aman masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa dan demi terwujudnya situasi kamtibmas yang kondusif sebelum pada saat dan sesudah Idul Fitri 1441 H," ungkap Kapolres.
“Operasi Ketupat biasanya digelar seminggu sebelum habis bulan Ramadhan hingga seminggu setelah Ramadhan. Namun kali ini berbeda, Operasi Ketupat diadakan saat memasuki bulan Ramadhan karena kita fokus mencegah masyarakat untuk mudik sesuai peraturan pemerintah," kata Kapolres Karimun AKBP Yos Guntur Yudi Fauris Susanto dalam keterangan tertulis yang diterima di Tanjung Balai Karimun, Jumat.
Operasi Ketupat Seligi 2020, kata dia akan digelar selama 37 hari, mulai hari ini sampai 30 Mei 2020. Polres Karimun menerjunkan sebanyak 123 personel dalam operasi ini, serta mendirikan 7 pos terpadu yang disiapkan untuk melaksanakan pengamanan di pelabuhan-pelabuhan, 1 pos pengamanan yang terletak di Supermarket Oriental dan 1 pos bergerak yang diawaki oleh Sat Polairud Polres Karimun.
Operasi Kepolisian Terpusat dan sandi Ketupat Seligi, kata Kapolres, juga didukung personel dari TNI, pemerintah daerah dan mitra kamtibmas lainnya.
Jenis operasi pemeliharaan kamtibmas ini, kata dia, mengedepankan kegiatan preemtif, preventif yang didukung giat penegakan hukum dan Ban Ops dalam rangka mendukung kebijakan pemerintah terkait dengan larangan mudik guna mencegah penyebaran wabah COVID-19 sehingga masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan aman dan nyaman.
"Ini semua kita lakukan demi kebaikan bersama dan memutus mata rantai penyebaran COVID-19, serta terciptanya rasa aman masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa dan demi terwujudnya situasi kamtibmas yang kondusif sebelum pada saat dan sesudah Idul Fitri 1441 H," ungkap Kapolres.
Pewarta : Rusdianto
Editor : Evi Ratnawati
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Tren "mudik terbalik" saat Imlek kian populer di kalangan anak muda di China
12 February 2026 12:12 WIB
Pelni catat puncak arus mudik Natal 2025 dari Batam pada 22 dan 25 Desember
27 December 2025 6:26 WIB
Menhub ajak masyarakat pakai kuota mudik gratis Natal dan Tahun Baru 2025/2026
22 December 2025 6:16 WIB
KSOP prediksi 174 ribu penumpang lintasi Pelabuhan SBP selama Natal dan Tahun Baru
17 December 2025 14:40 WIB
Terpopuler - Hukum
Lihat Juga
Polda Kepri gagalkan peredaran 353 keping vape mengandung etomidate di Kota Batam
12 February 2026 17:40 WIB