Masalah utang, MS gantung diri di rumah kontrakannya
Sabtu, 9 Mei 2020 4:51 WIB
Polisi membawa jenazah MS (35) ke RSUP Kepri di Tanjungpinang untuk divisum, Jumat (8/5/2020) dini hari. (ANTARA/HO/Polres Tanjungpinang)
Tanjungpinang (ANTARA) - MS, pria lajang berusia 35 tahun, mengakhiri hidup dengan gantung diri di rumah kontrakannya, Jalan Cemara, Kampung Sidomukti, Gang Abimanyu, Tanjungpinang Timur, Kepulauan Riau, Jumat dini hari.
Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang AKP Rio Reza Panindra menyebut MS diduga nekat mengakhiri hidupnya karena memiliki banyak utang.
"Dia kerap ditagih utang oleh petugas koperasi tempat dia berutang," kata Rio.
Menurut Rio, sebelum peristiwa itu terjadi, MS tidak menunjukkan gelagat mencurigakan. Seorang adik yang tinggal serumah dengannya melihat dirinya bertingkah biasa saja.
Hal itu diketahui adiknya saat hendak meninggalkan rumah pada Kamis (7/5) kemarin.
"Waktu pergi itu, dia (korban) dilihat sedang duduk di depan rumah," ujar AKP Rio Reza.
Ketika adiknya itu kembali ke rumah sekitar pukul 01.30 WIB dini hari, saat hendak buang air kecil di kamar mandi dan menyalakan lampu dapur, sang adik terkejut.
Dia melihat MS telah tergantung dengan seutas tali menjerat lehernya.
"Waktu kami datang, korban sudah diturunkan. Yang menurunkan adiknya tadi. Katanya, dia panik," ujarnya pula.
Oleh petugas, jenazah MS kemudian langsung dibawa ke RSUP Raja Ahmad Thabib Tanjungpinang untuk divisum.
Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang AKP Rio Reza Panindra menyebut MS diduga nekat mengakhiri hidupnya karena memiliki banyak utang.
"Dia kerap ditagih utang oleh petugas koperasi tempat dia berutang," kata Rio.
Menurut Rio, sebelum peristiwa itu terjadi, MS tidak menunjukkan gelagat mencurigakan. Seorang adik yang tinggal serumah dengannya melihat dirinya bertingkah biasa saja.
Hal itu diketahui adiknya saat hendak meninggalkan rumah pada Kamis (7/5) kemarin.
"Waktu pergi itu, dia (korban) dilihat sedang duduk di depan rumah," ujar AKP Rio Reza.
Ketika adiknya itu kembali ke rumah sekitar pukul 01.30 WIB dini hari, saat hendak buang air kecil di kamar mandi dan menyalakan lampu dapur, sang adik terkejut.
Dia melihat MS telah tergantung dengan seutas tali menjerat lehernya.
"Waktu kami datang, korban sudah diturunkan. Yang menurunkan adiknya tadi. Katanya, dia panik," ujarnya pula.
Oleh petugas, jenazah MS kemudian langsung dibawa ke RSUP Raja Ahmad Thabib Tanjungpinang untuk divisum.
Pewarta : Ogen
Editor : Evi Ratnawati
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Jepang belum terima permintaan resmi terkait kirim Pasukan Bela Diri ke Timur Tengah
17 March 2026 15:36 WIB
Siswa SD di bunuh diri soal buku Rp10 ribu, DPR: Alarm keras bagi perlindungan anak
04 February 2026 8:58 WIB
AS desak China untuk tahan diri hentikan tekanan militer usai di dekat Taiwan
02 January 2026 13:39 WIB
Polda Kepri kejar pelaku penyebar hoaks bom bunuh diri di Bandara Hang Nadim
25 December 2025 10:12 WIB