Klinik Baloi dan RSBP Batam steril dari antigen palsu

id Klinik Baloi dan RSBP Batam steril dari antigen palsu

Klinik Baloi dan RSBP Batam steril dari antigen palsu

Pelaksanaan pemeriksaan SWAB Antigen di Bandara Hang Nadim Batam. (Humas BP Batam / Arfan NK)

Batam (ANTARA) - Menanggapi kejadian swab antigen palsu di Bandara Kualanamu, Kota Medan, yang menghebohkan dalam dua hari terakhir, RSBP Batam dan Klinik Baloi BP Batam yang menjadi penanggung jawab tes Swab PCR, Rapid Antigen dan Antibodi di Bandara Hang Nadim Batam memastikan bahwa kejadian serupa tidak terjadi di Kota Batam.

Dalam siaran persnya pihak RSBP menyampaikan beberapa point terkait hal tersebut, yaitu petugas yang melaksanakan kegiatan Swab PCR, Rapid Antigen dan Antibodi, serta Genose merupakan petugas yang sudah terlatih dan kompeten di bidangnya dan melakukan kegiatan tersebut sesuai dengan SOP yang berlaku di RS BP Batam.

Disampaikan Direktur Rumah Sakit Badan Pengusahaan Batam Afdhalun A. Hakim, petugas yang melakukan pemeriksaan juga mematuhi prinsip-prinsip SOP PPI (pencegahan dan pengendalian infeksi), memakai alat pelindung diri dan bahan habis pakai single use, seperti hand scoon, dacron/cutton bud swab, Kit Antigen dan antibodi, kantong Genose, VTM (virus transfer media), semua dalam keadaan baru dan tersegel dari pabriknya langsung.

"Petugas yang melakukan pemeriksaan kepada pasien Swab Antigen, PCR dan Genose, juga diwajibkan menunjukkan kepada pelanggan dan pasien bahwa alat yang dipakai dalam kondisi baru dan tersegel," sebutnya

Untuk pengelolaan sampah bahan habis pakai (BHP) medis untuk Swab Antigen, PCR, dan Genose juga dikelola sesuai dengan SOP yang sudah ditetapkan. Mulai dari sampah BHP medis dikumpulkan, kemudian dibawa ke RS untuk dimusnahkan, seluruh limbah tersebut dibakar dengan alat incinerator dan dalam pelaksanaan kegiatan tesebut petugas tetap mematuhi protokol Kesehatan.

Semua kegiatan tersebut, selalu dilakukan dalam monitor dan pengawasan manajamen RSBP Batam. Dan jika terdapat oknum petugas, yang terbukti melanggar SOP yang telah ditetapkan, maka akan diberikan sanksi ringan sampai dengan berat sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

"Kami berharap, jika masyarakat mendapati adanya oknum-oknum yang tidak melaksanakan SOP yang benar, mohon kiranya dapat disampaikan langsung ke RS BP Batam. RSBP Batam selalu memberikan pelayanan yang terbaik dengan jaminan kualitas yang paripurna untuk masyarakat Kota Batam," tutup Direktur Rumah Sakit Badan Pengusahaan Batam, dokter Afdhalun.
Pewarta :
Editor: Nurjali
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar