Logo Header Antaranews Kepri

PDIP Kepri Ajukan Dua Bakal Calon Wali Kota Batam

Kamis, 16 September 2010 22:05 WIB
Image Print

Batam (ANTARA News) - Rapat pleno Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Provinsi Kepulauan Riau mengajukan dua pasang bakal calon wali kota dan wakil wali kota pada Pilkada Batam 2011 untuk dipilih pengurus pusat.

"Hasil tahap pertama penyaringan sesuai dengan hasil pleno, kami kirimkan dua pasang bakal calon untuk disaring DPP menjadi satu pasang," kata Lis Darmansyah, sekretaris DPD PDI Perjuangan Provinsi Kepulauan Riau, Kamis.

Lis menyebutkan nama pasangan tersebut adalah Ria Saptarika-Nuryanto dan Nada Faza Soraya serta Jamsir atau Nuryanto.

Pencantuman nama Ria Saptarika yang merupakan kader dari Partai Keadilan Sejahtera dilakukan setelah partai tersebut secara resmi mengajukan surat ajakan koalisi yang ditandatangani oleh Ricky Indrakari, ketua DPD PKS Kota Batam.

Nada Faza Soraya diajukan ke DPP PDIP karena memiliki surat rekomendasi dari Partai Gerindra Kota Batam, kata Lis.

Sementara itu mengenai penyebutan nama Jamsir dalam pasangan bersama Nada Faza Soraya, Lis mengatakan lebih pada penghormatan kepada Jamsir yang merupakan ketua DPC PDI Perjuangan Kota Batam.

"Nama-nama pasangan itu akan kami kirim besok kepada DPP PDI Perjuangan," kata Lis.

Namun dia menyebutkan hasil sepenuhnya mengenai siapa pasangan yang akan dibawa oleh PDI Perjuangan dalam Pilkada Batam 2011 berada di tangan DPP PDI Perjuangan.

Lis mengharapkan sebelum batas akhir pendaftaran calon wali kota dan wakil wali kota oleh KPU Kota Batam pada 23 September 2010 sudah dapat diketahui siapa pasangan calon dari PDI Perjuangan.

Soerya Respationo, ketua DPD PDI Perjuangan Kepri menegaskan penetapan komposisi pasangan merupakan wewenang penuh DPP PDI Perjuangan.

Meski tidak menampik akan terjadi perubahan komposisi nama seperti yang dikirimkan, namun Soerya yakin pihak pusat akan mendengar aspirasi daerah.

"DPP PDI Perjuangan memiliki hak veto dalam menentukan pasangan, namun saya yakin hasil rekomendasi akan sesuai dengan nama yang kami kirimkan," kata Soerya.

Soerya juga menyatakan proses penjaringan hingga penyaringan bakal calon wali kota dan wakil wali kota Batam 2011 melalui PDI Perjuangan tidak dikenai biaya.

Dia mengatakan tugas pasangan calon dari PDI Perjuangan hanya menyiapkan seluruh logistik Pilkada meliputi sosialisasi, kampanye dan pengerahan saksi saat pemungutan suara.

"Semua kader PDI Perjuangan harus siap bergotong royong mendukung pasangan yang ditetapkan DPP," tegas Soerya.

Selain menetapkan dua pasangan bakal calon wali kota dan wakil wali kota Batam, rapat pleno juga menetapkan dua pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati Karimun.

Terdapat dua pasangan yang akan direkomendasikan kepada DPP PDI Perjuangan yakni pasangan Nurdin Basirun-Ainur Rafiq dan Hendri Frankim-Supinah. (ANT-142/N002/Btm1)



Pewarta :
Editor: Jo Seng Bie
COPYRIGHT © ANTARA 2026