Logo Header Antaranews Kepri

APBD Karimun 2017 Disahkan Rp1,2 Triliun

Selasa, 20 Desember 2016 22:39 WIB
Image Print
Saya minta kepada seluruh kepala SKPD agar bekerja maksimal dalam melaksanakan pembangunan berdasarkan APBD 2017 yang telah disahkan

Karimun (Antara Kepri) - DPRD Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, mengesahkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2017 sekitar Rp1,2 triliun dalam rapat paripurna di Gedung DPRD setempat, Selasa.

Berdasarkan APBD 2017 yang telah disahkan, pos pendapatan ditargetkan sebesar Rp1,16 triliun, menurun 1,75 persen dibandingkan 2016 yang berkisar Rp1,18 triliun.

"Saya minta kepada seluruh kepala SKPD agar bekerja maksimal dalam melaksanakan pembangunan berdasarkan APBD 2017 yang telah disahkan," kata Bupati Karimun Aunur Rafiq dalam rapat paripurna yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Karimun Azmi.

Menurut Aunur Rafiq, penurunan tersebut terjadi pada pos pendapatan asli daerah (PAD) sebesar Rp348 miliar, dana perimbangan Rp711 miliar dan lain-lain pendapatan yang sah sekitar Rp100 miliar.

"Kita akan maksimalkan pos pendapatan daerah meski terjadi penurunan, berdasarkan skala prioritas pembangunan," ujarnya.

Sedangkan pos belanja pada APBD 2017, ditargetkan sebesar Rp1,26 triliun, terjadi penurunan sebesar 6,23 persen dibandingkan tahun anggaran 2016 yang berkisar Rp1,345 triliun.

Kemudian, untuk pengeluaran pembiayaan dianggarkan sebesar Rp2,1 miliar, untuk pembayaran pemenuhan modal awal Bank Perkreditan Rakyat Karimun.

Sementara, defisit dan pembiayaan dari perbandingan antara anggaran pendapatan dengan anggaran belanja, maka terdapat selisih atau defisit sebesar Rp 100.390.480.541,00, yang seluruhnya ditutupi dengan sisa lebih perhitungan anggaran (silpa) 2016.

Rapat paripurna pengesahan APBD 2017 tersebut sempat diwarnai aksi protes dan "walk out" atau keluar dari ruangan oleh beberapa anggota dewan, salah satunya Zaizulfkar dari Fraksi Gerindra yang protes setelah mempertanyakan hasil akhir pandangan fraksi yang dia nilai tidak sesuai dengan yang dilaporkan.

Sementara, anggota dewan dari PDIP Rasno mengharapkan agar pemerintah daerah mengoptimalkan penggunaan anggaran dan melakukan terobosan untuk meningkatkan pendapatan asli daerah, seperti retibusi parkir dan pajak bahan galian C

"Harus ditingkatkan, dan saya mengucapkan terima kasih kepada BUP Karimun yang memberikan kontribusi untuk kas daerah sebesar Rp3 miliar," ujar Rasno dalam rapat paripurna yang dihadiri sejumlah pejabat tersebut.(Antara)

Editor: Dedi



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026