1.006 anggota Pramuka di Karimun gelar Kemah Besar

id pramuka karimun,kemah besar

Ketua Kwarcab Pramuka Karimun Anwar Hasyim berjabat tangan dengan pemimpin upacara dalam acara pembukaan Kemah Besar di Bumi Perkemahan Badang Perkasa, Kamis (22/8). (ANTARA/Rusdianto)

Tanjung Balai Karimun (ANTARA) - Sebanyak 1.006 anggota Pramuka tingkat Penggalang dan Penegak dari 12 kecamatan di Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau menggelar Kemah Besar dalam rangka memperingati HUT Pramuka ke-58 di Bumi Perkemahan Badang Perkasa, Kecamatan Tebing, 22-24 Agustus 2019.

Kemah Besar ini dibuka Ketua Kwartir Cabang Pramuka Karimun yang juga Wakil Bupati Karimun Anwar Hasyim pada Kamis (22/8) sore.

Anwar Hasyim mengatakan, Kemah Besar merupakan sarana untuk mengembangkan Gerakan Pramuka sebagai sarana untuk membangun karakter generasi milenial sebagai penerus bangsa.

"Tujuannya bagaimana generasi muda ini adalah generasi andalan yang kita harapkan menjadi pemimpin negeri ini ke depan, akan menjadi estafet kepemimpinan di negeri ini," kata dia.

Menurut dia, pramuka juga menjadi wadah pemersatu yang menjadi modal dasar dalam pembangunan bangsa dan negara.

"Dalam pramuka tidak ada sekat-sekat politik, sekat agama dan segala macam perbedaan. Pramuka menjadi wahana pemersatu kita semua," katanya dalam amanat yang disampaikan kepada para peserta Kemah Besar.

Dia juga mengimbau kepada para orang tua dan guru agar tidak ragu-ragu memberikan kesempatan sekaligus dukungannya kepada putra-putri untuk mengikuti kepramukaan di gugus depannya masing-masing.

Kemah akbar dalam rangka menyambut HUT Pramuka ke-58, akan digelar selama dua hari, dan diisi dengan berbagai kegiatan lomba bagi seluruh kwartir ranting (kwarran) se-Kabupaten Karimun yang bertujuan untuk mengasah kreativitas dan inovasi para peserta.

Sementara itu, ketua penyelenggara Bakri Hasyim mengatakan 1.006 anggota Pramuka dari tingkat penggalang dan penegak tersebut akan mengikuti kegiatan perkemahan yang juga diisi dengan berbagai lomba kreasi dan inovasi, seperti lomba yel-yel, hiking, shalat jenazah, menghafal ayat kursi, reportase atau penyiaran dan lainnya.

"Selain dari 12 kwarran, Kemah Besar ini juga diikuti empat satuan karya (saka), yakni Saka Wana Bakti, Saka Bakti Husana, Saka Bahari dan Saka Wira Kartika," ujar Bakri Hasyim. 
 
Pewarta :
Editor: Kabiro kepri
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar