Vito: Wisman Singapura Senang Wisata Belanja di Batam
Kamis, 29 November 2012 20:14 WIB
Batam (ANTARA Kepri) - Visit Indonesia Tourism Officer Singapura menilai wisatawan asal Negeri Singa tersebut menyenangi wisata belanja di Kota Batam Kepulauan Riau.
"Saya perhatikan di pelabuhan, orang-orang Singapura itu suka belanja 'grossery' di Batam," kata Country Manager VITO Singapura Sulaiman Shedhek di Batam, Kamis.
Setiap wisatawan asal Singapura yang pulang dari berlibur di Batam umumnya membawa kantong-kantong belanjaan dari supermarket.
"Belanja susu kaleng, detergen dan kebutuhan lainnya," kata dia.
Warga Singapura, menyenangi produk Indonesia seperti Teh Prendjak yang diproduksi di Kepri.
Menurut dia, keberadaan pasar ritel besar di Batam mampu mendongkrak jumlah wisman ke Batam.
"Orang Singapura, seperti umumnya orang Asia suka belanja, suka makan," kata dia.
Warga Singapura, kata dia, suka ke Batam karena aksesnya yang mudah. Terdapat empat pelayaran langsung ke Batam yang berlayar setiap jam.
"Easy gateaway," kata dia.
Warga negeri serumpun itu senang bepergian ke Batam dalam waktu singkat, hanya untuk menghilangkan kepenatan selama hari kerja.
"Pergi Jumat pulang Minggu," kata dia.
Sementara itu, ia menargetkan dapat mendatangkan sekitar 700.000 wisatawan asal Singapura ke Kepri pada 2013, di luar wisawatan manca negara lainnya yang datang melalui Singapura.
"Itu hanya wisatawan yang menggunakan passpor Singapura, jangan "didiskon" dengan wisatawan lainnya," kata dia.
Sementara itu, Pemerintah Kota Batam menargetkan 1,25 juta wisatawan manca negara pada 2013, meningkat dibanding 2012 sebanyak 1,2 juta wisatawan manca negara yang masuk Batam.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Batam Yusfa Hendri mengatakan peningkatan target itu seiring dengan pembenahan dan peningkatan infrastruktur serta berbagai acara yang diselenggarakan untuk menggaet wisman ke Batam.
Misalnya, kata dia, kawasan sekitar Jembatan I Barelang yang dibangun pemerintah pusat 2012, kini sudah siap digunakan, sehingga diharapkan dapat menyerap wisman lebih banyak. (ANTARA)
Editor: Rusdianto
"Saya perhatikan di pelabuhan, orang-orang Singapura itu suka belanja 'grossery' di Batam," kata Country Manager VITO Singapura Sulaiman Shedhek di Batam, Kamis.
Setiap wisatawan asal Singapura yang pulang dari berlibur di Batam umumnya membawa kantong-kantong belanjaan dari supermarket.
"Belanja susu kaleng, detergen dan kebutuhan lainnya," kata dia.
Warga Singapura, menyenangi produk Indonesia seperti Teh Prendjak yang diproduksi di Kepri.
Menurut dia, keberadaan pasar ritel besar di Batam mampu mendongkrak jumlah wisman ke Batam.
"Orang Singapura, seperti umumnya orang Asia suka belanja, suka makan," kata dia.
Warga Singapura, kata dia, suka ke Batam karena aksesnya yang mudah. Terdapat empat pelayaran langsung ke Batam yang berlayar setiap jam.
"Easy gateaway," kata dia.
Warga negeri serumpun itu senang bepergian ke Batam dalam waktu singkat, hanya untuk menghilangkan kepenatan selama hari kerja.
"Pergi Jumat pulang Minggu," kata dia.
Sementara itu, ia menargetkan dapat mendatangkan sekitar 700.000 wisatawan asal Singapura ke Kepri pada 2013, di luar wisawatan manca negara lainnya yang datang melalui Singapura.
"Itu hanya wisatawan yang menggunakan passpor Singapura, jangan "didiskon" dengan wisatawan lainnya," kata dia.
Sementara itu, Pemerintah Kota Batam menargetkan 1,25 juta wisatawan manca negara pada 2013, meningkat dibanding 2012 sebanyak 1,2 juta wisatawan manca negara yang masuk Batam.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Batam Yusfa Hendri mengatakan peningkatan target itu seiring dengan pembenahan dan peningkatan infrastruktur serta berbagai acara yang diselenggarakan untuk menggaet wisman ke Batam.
Misalnya, kata dia, kawasan sekitar Jembatan I Barelang yang dibangun pemerintah pusat 2012, kini sudah siap digunakan, sehingga diharapkan dapat menyerap wisman lebih banyak. (ANTARA)
Editor: Rusdianto
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkot Batam sambut baik gagasan Wamenpar soal wisata berbasis masyarakat
31 December 2024 15:15 WIB, 2024
Relaksasi regulasi dan promosi golf keluarga jadi rencana strategis Disbudpar Batam 2025
12 December 2024 14:41 WIB, 2024
KEK Pariwisata Kesehatan Internasional Batam mulai dikembangkan pada 2025
11 December 2024 14:44 WIB, 2024
Asparnas Batam menggaet agen perjalanan guna tingkatkan kunjungan wisman
11 September 2024 15:40 WIB, 2024
Terpopuler - Rasa Kepri
Lihat Juga
Komunitas The Speakers' Room cara seru latihan Bahasa Inggris pekerja di Batam
04 January 2026 7:26 WIB
Pemkab Natuna tutup perayaan HUT Ke-26 Kabipaten dengan pagelaran kesenian
16 November 2025 8:05 WIB