Panwaslu Karimun Pantau Keakuratan Data Pemilih
Sabtu, 12 September 2015 19:39 WIB
Karimun (Antara Kepri) - Panitia Pengawas Pemilu Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, memantau keakuratan data Daftar Pemilih Sementara (DPS) yang pada 10-19 September 2015 diumumkan di tingkat Panitia Pemungutan Suara.
"Kami menginstruksikan Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) dan Pengawas Pemilu Lapangan (PPL) untuk melakukan kroscek data pemilih dalam DPS agar benar-benar akurat dan valid sesuai kondisi di lapangan," kata Ketua Panwaslu Karimun Mardanus di Tanjung Balai Karimun, Sabtu.
Mardanus mengatakan, kroscek data pemilih diperlukan untuk memonitor pemilih yang tercatat lebih dari satu kali, atau pemilih fiktif karena meninggal dunia, sakit jiwa dan pindah domisili.
Kemudian, pihaknya menginstruksikan Panwascam dan PPL untuk memantau anggota TNI/Polri yang terdaftar sebagai pemilih dan pemilih yang tidak memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK).
"Kroscek juga dilakukan untuk memastikan pemilih tempatan sudah terdaftar sebagai pemilih dalam DPS, sehingga jumlah pemilih setelah penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) benar-benar valid dan akurat," katanya menegaskan.
Ia juga mengimbau warga masyarakat proaktif melapor atau mengecek data pemilih dalam DPS. Jika belum tercatat sebagai pemilih, ia mengimbau agar pemilih tersebut melapor kepada petugas PPS di tingkat kelurahan dan desa setempat, untuk dicatat dalam DPS Perbaikan.
"Kami juga mengharapkan masukan dari masyarakat untuk seterusnya kami sampaikan kepada KPU, jika belum tercatat sebagai pemilih," katanya.
Secara terpisah, komisioner yang juga Ketua Divisi Program dan Data KPU Karimun Samsir mengatakan, DPS Pilkada telah didistribusikan ke setiap PPS di 72 kelurahan dan desa, dengan jumlah pemilih secara keseluruhan sebanyak 184.634 orang.
Samsir mengemukakan, petugas PPS telah mengumumkan DPS di sekretariat PPS agar warga masyarakat dapat melakukan pengecekan. "Kalau belum tercatat dalam DPS, silakan melapor kepada petugas PPS setempat," ujarnya.
Berdasarkan data pemilih dalam DPS tersebut, jumlah pemilih laki-laki tercatat sebanyak 94.211 orang, pemilih perempuan 90.423 orang yang merupakan hasil sinkronisasi dari Data Penduduk Potensial Pemilih Pilkada (DP4) oleh Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) beberapa waktu lalu dengan jumlah DP4 sebanyak 178.701 orang.
Jumlah pemilih pemula dalam DPS, menurut dia tercatat sebanyak 3.481 orang, sedangkan pemilih terbanyak berada di Kecamatan Karimun sebanyak 40.176 orang, dan paling sedikit di Kecamatan Durai sebanyak 4.617 orang.
"Tanggapan dan masukan dari masyarakat sangat kami harapkan agar data pemilih benar-benar akurat. Kami berharap DPS Perbaikan benar-benar valid dan selanjutnya akan ditetapkan DPT," ucap Samsir. (Antara)
Editor: Jo Seng Bie
"Kami menginstruksikan Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) dan Pengawas Pemilu Lapangan (PPL) untuk melakukan kroscek data pemilih dalam DPS agar benar-benar akurat dan valid sesuai kondisi di lapangan," kata Ketua Panwaslu Karimun Mardanus di Tanjung Balai Karimun, Sabtu.
Mardanus mengatakan, kroscek data pemilih diperlukan untuk memonitor pemilih yang tercatat lebih dari satu kali, atau pemilih fiktif karena meninggal dunia, sakit jiwa dan pindah domisili.
Kemudian, pihaknya menginstruksikan Panwascam dan PPL untuk memantau anggota TNI/Polri yang terdaftar sebagai pemilih dan pemilih yang tidak memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK).
"Kroscek juga dilakukan untuk memastikan pemilih tempatan sudah terdaftar sebagai pemilih dalam DPS, sehingga jumlah pemilih setelah penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) benar-benar valid dan akurat," katanya menegaskan.
Ia juga mengimbau warga masyarakat proaktif melapor atau mengecek data pemilih dalam DPS. Jika belum tercatat sebagai pemilih, ia mengimbau agar pemilih tersebut melapor kepada petugas PPS di tingkat kelurahan dan desa setempat, untuk dicatat dalam DPS Perbaikan.
"Kami juga mengharapkan masukan dari masyarakat untuk seterusnya kami sampaikan kepada KPU, jika belum tercatat sebagai pemilih," katanya.
Secara terpisah, komisioner yang juga Ketua Divisi Program dan Data KPU Karimun Samsir mengatakan, DPS Pilkada telah didistribusikan ke setiap PPS di 72 kelurahan dan desa, dengan jumlah pemilih secara keseluruhan sebanyak 184.634 orang.
Samsir mengemukakan, petugas PPS telah mengumumkan DPS di sekretariat PPS agar warga masyarakat dapat melakukan pengecekan. "Kalau belum tercatat dalam DPS, silakan melapor kepada petugas PPS setempat," ujarnya.
Berdasarkan data pemilih dalam DPS tersebut, jumlah pemilih laki-laki tercatat sebanyak 94.211 orang, pemilih perempuan 90.423 orang yang merupakan hasil sinkronisasi dari Data Penduduk Potensial Pemilih Pilkada (DP4) oleh Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) beberapa waktu lalu dengan jumlah DP4 sebanyak 178.701 orang.
Jumlah pemilih pemula dalam DPS, menurut dia tercatat sebanyak 3.481 orang, sedangkan pemilih terbanyak berada di Kecamatan Karimun sebanyak 40.176 orang, dan paling sedikit di Kecamatan Durai sebanyak 4.617 orang.
"Tanggapan dan masukan dari masyarakat sangat kami harapkan agar data pemilih benar-benar akurat. Kami berharap DPS Perbaikan benar-benar valid dan selanjutnya akan ditetapkan DPT," ucap Samsir. (Antara)
Editor: Jo Seng Bie
Pewarta : Rusdianto
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
KPU Natuna-Kepri distribusi logistik ke PPK di pulau penyangga terdekat
24 November 2024 16:46 WIB, 2024
Bawaslu Natuna lakukan patroli pengawasan di masa tenang Pemilu 2024
12 February 2024 9:34 WIB, 2024
Panwaslu Bunguran Timur Natuna temukan dugaan "politik uang" di Natuna
16 December 2023 17:54 WIB, 2023
Bawaslu Batam ingatkan panwaslu kelurahan pentingnya gunakan tanda pengenal
09 February 2023 16:20 WIB, 2023
Bawaslu Kepri telusuri jejak rekam calon anggota panwaslu desa/kelurahan
30 January 2023 20:10 WIB, 2023
21 kelurahan di Batam perpanjang masa pendaftaran calon anggota panwaslu
21 January 2023 12:56 WIB, 2023