Pemusnahan mikol awali Operasi Lilin Seligi 2019 di Karimun
Kamis, 19 Desember 2019 22:33 WIB
Pemusnahan minuman beralkohol usai apel gelar pasukan Operasi Lilin Seligi 2019 yang digelar Polres Karimun, Kamis (19/12). ANTARA/HO-Dok. Humas Polres Karimun
Tanjung Balai Karimun (ANTARA) - Pemusnahan sebanyak 962 minuman beralkohol mengawali pelaksanaan Operasi Lilin Seligi 2019 yang ditandai dengan apel gelar pasukan di Markas Kepolisian Resor Karimun, Kepulauan Riau, Kamis (19/12).
Aneka merek minuman beralkohol, antara merek Asoka 212 botol, Tiger 64 botol, Carlsberg 96 kaleng, Heineken 72 kaleng, Anggur Otavilo 108 botol, Black Jack 156 botol, Drum 96 botol, Mc. Donald 54 botol dan Atak 60 botol dimusnahkan usai apel dengan cara digilas menggunakan alat berat.
Kapolres Karimun AKBP Yos Guntur Yudi Fauris Susanto di sela pemusnahan mengatakan, minuman beralkohol tersebut merupakan barang bukti yang disita dalam Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) menjelang Natal 2019 dan Tahun Baru 2019.
"Kita sita di beberapa tempat yang tidak memiliki izin penjualan," kata Kapolres.
Sementara itu, untuk pengamanan Natal dan Tahun Baru 2020, Polres Karimun dalam kesempatan itu meluncurkan Operasi Lilin Seligi 2019 yang ditandai dengan menggelar apel gelar pasukan yang mengusung tema, "‘Melalui Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Seligi 2019, kita tingkatkan sinergi Polri dengan instansi terkait dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman pada perayaan natal 2019 dan tahun baru 2020" Kapolres Karimun menyematkan pita kepada personel yang terlibat dalam Operasi Lilin Seligi 2019 dalam apel gelar pasukan yang digelar Polres Karimun, Kamis (19/12). ANTARA/HO-Dok. Humas Polres Karimun
Menurut Yos Guntur, Operasi Lilin Seligi 2019 melibatkan lebih dari 200 personel gabungan, terdiri atas personel Polri, TNI, Satpol-PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Pemadam Kebakaran dan instansi terkait lainnya.
"Pengamanan Natal dan Tahun Baru difokuskan pada rumah ibadah, yakni 40 gereja, pusat keramaian, tempat wisata, pusat perbelanjaan, pelabuhan dan obyek vital lainnya," kata dia.
Dia meminta kepada seluruh personel yang terlibat dalam Operasi Lilin Seligi untuk saling berkoordinasi dan bersinergi memberikan pelayanan dan pengamanan kepada masyarakat.
Dia juga meminta kepada seluruh personel untuk menjaga kesehatan dan melaksanakan tugas dengan baik selama menjalankan tugas sehingga terwujud rasa aman dan nyaman di tengah-tengah masyarakat.
Operasi Lilin Seligi 2019, kata dia, digelar selama 10 hari, terhitung hari hingga 1 Januari 2020.
Polri, kata dia, memberikan jaminan keamanan dan ketenangan bagi masyarakat selama liburan Natal dan Tahun Baru, khususnya bagi mereka yang merayakan Natal.
Aneka merek minuman beralkohol, antara merek Asoka 212 botol, Tiger 64 botol, Carlsberg 96 kaleng, Heineken 72 kaleng, Anggur Otavilo 108 botol, Black Jack 156 botol, Drum 96 botol, Mc. Donald 54 botol dan Atak 60 botol dimusnahkan usai apel dengan cara digilas menggunakan alat berat.
Kapolres Karimun AKBP Yos Guntur Yudi Fauris Susanto di sela pemusnahan mengatakan, minuman beralkohol tersebut merupakan barang bukti yang disita dalam Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) menjelang Natal 2019 dan Tahun Baru 2019.
"Kita sita di beberapa tempat yang tidak memiliki izin penjualan," kata Kapolres.
Sementara itu, untuk pengamanan Natal dan Tahun Baru 2020, Polres Karimun dalam kesempatan itu meluncurkan Operasi Lilin Seligi 2019 yang ditandai dengan menggelar apel gelar pasukan yang mengusung tema, "‘Melalui Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Seligi 2019, kita tingkatkan sinergi Polri dengan instansi terkait dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman pada perayaan natal 2019 dan tahun baru 2020" Kapolres Karimun menyematkan pita kepada personel yang terlibat dalam Operasi Lilin Seligi 2019 dalam apel gelar pasukan yang digelar Polres Karimun, Kamis (19/12). ANTARA/HO-Dok. Humas Polres Karimun
Menurut Yos Guntur, Operasi Lilin Seligi 2019 melibatkan lebih dari 200 personel gabungan, terdiri atas personel Polri, TNI, Satpol-PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Pemadam Kebakaran dan instansi terkait lainnya.
"Pengamanan Natal dan Tahun Baru difokuskan pada rumah ibadah, yakni 40 gereja, pusat keramaian, tempat wisata, pusat perbelanjaan, pelabuhan dan obyek vital lainnya," kata dia.
Dia meminta kepada seluruh personel yang terlibat dalam Operasi Lilin Seligi untuk saling berkoordinasi dan bersinergi memberikan pelayanan dan pengamanan kepada masyarakat.
Dia juga meminta kepada seluruh personel untuk menjaga kesehatan dan melaksanakan tugas dengan baik selama menjalankan tugas sehingga terwujud rasa aman dan nyaman di tengah-tengah masyarakat.
Operasi Lilin Seligi 2019, kata dia, digelar selama 10 hari, terhitung hari hingga 1 Januari 2020.
Polri, kata dia, memberikan jaminan keamanan dan ketenangan bagi masyarakat selama liburan Natal dan Tahun Baru, khususnya bagi mereka yang merayakan Natal.
Pewarta : Rusdianto
Editor : Kabiro kepri
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Bea Cukai Batam ungkap penyelundupan minuman beralkohol ilegal asal Singapura
04 March 2024 20:19 WIB, 2024
Terpopuler - Hukum
Lihat Juga
Kemenkum Kepri bidik potensi indikasi geografis karya miniatur kapal di Bintan
14 May 2026 22:04 WIB
JPU duga ada skema kejahatan kerah putih dalam kasus dugaan korupsi Chromebook
14 May 2026 14:33 WIB
Kantah Natuna targetkan 500 sertifikat di program redistribusi tanah pada 2026
13 May 2026 16:16 WIB