Kementerian Luar Negeri Malaysia jelaskan traktat batas laut terbaru Indonesia-Malaysia

id traktat selat malaka,Traktat laut sulawesi,Batas Laut Indonesia-Malaysia,Kementerian Luar Negeri Malaysia

Kementerian Luar Negeri Malaysia jelaskan traktat batas laut terbaru Indonesia-Malaysia

Aktifitas di Selat Malaka dilihat dari Bukit Senyum Kota Batam Kepulauan Riau beberapa waktu lalu. (ANTARA/ Naim)

Kuala Lumpur (ANTARA) - Kementerian Luar Negeri Malaysia mengeluarkan penjelasan mengenai traktat batas laut wilayah Indonesia dan Malaysia terbaru yang ditandatangani pada 8 Juni 2023 di Seri Perdana, Putrajaya.

Dalam keterangan pers di Kuala Lumpur, Rabu, Malaysia mengaku menemukan persepsi dan dugaan salah terkait traktat batas laut dua negara di selatan Selat Malaka dan Laut Sulawesi, sekalipun sudah berusaha dijelaskan oleh Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim di depan parlemen atau Dewan Rakyat pada pekan lalu.

Kementerian Luar Negeri Malaysia mengklarifikasi, dokumen lima halaman berjudul Nota Memorandum dari Menteri Luar Negeri Penyelesaian Isu Batas Laut Malaysia-Republik Indonesia yang beredar bukan yang disiapkan kementerian ini maupun anggota tim perundingan batas laut Malaysia.

Kementerian menyayangkan tudingan sejumlah pihak berdasarkan dokumen tersebut, meski menyimpang dari fakta aktual dan terkini mengenai proses negosiasi Traktat Selat Malaka dan Laut Sulawesi.

Perundingan penetapan batas laut teritorial di wilayah paling selatan Selat Malaka dan laut teritorial di Laut Sulawesi berlangsung sejak 2005. Sebanyak 39 pertemuan tingkat Tim Perundingan Penetapan Batas Maritim Malaysia dan Indonesia, sudah dilaksanakan.

Kementerian Luar Negeri Malaysia menyebut pertemuan ke-39 dilaksanakan pada 11-13 Oktober 2022. Dalam periode itu juga diadakan pertemuan tingkat Kelompok Kerja Teknis.

Garis batas laut teritorial yang menghubungkan Titik 8, 8A, 88 dan 8C dalam Traktat Selat Malaka, dan garis batas laut teritorial yang menghubungkan Titik M, B1, B, C dan P dalam Perjanjian Laut Sulawesi diselesaikan dalam pertemuan ke-34 oleh Tim Perundingan Penetapan Batas Maritim Malaysia dan Indonesia pada 17-18 November 2018.

Keterangan tersebut juga menjelaskan, dalam kunjungan kerja Perdana Menteri Anwar Ibrahim ke Jakarta pada 8-9 Januari 2023 dicapai kesepakatan, Traktat Selat Malaka dan Traktat Laut Sulawesi berdasarkan garis batas laut teritorial yang diselesaikan pada Pertemuan ke-34, akan ditandatangani dalam waktu dekat ini.


Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kemlu Malaysia jelaskan traktat batas laut terbaru Indonesia-Malaysia

Komentar

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE