Ratusan rumah liar di Batam terbakar

id kebarakan,rumah liar batam,ruli di batam terbakar

Seorang anak melihat kondisi Ruli di belakang gedung bersama Pemkot Batam yang rata dengan tanah setelah dilahap si jago merah pada Sabtu (14/7) sekira pukul 03.30 WIB. (Antaranews Kepri/Messa Haris)

Jumlah rumah yang terbakar diperkirakan 300 rumah, korban luka ringan ada satu orang dan sedang dalam perawatan
Batam (Antaranews Kepri) - Ratusan rumah liar (ruli) di RT 03 RW 28 Kampung Belian, Kota Batam Provinsi Kepulauan Riau rata dengan tanah dilahap api, akibatnya ratusan warga mengungsi di gedung bersama milik Pemkot Batam.

"Saya 'nggak tahu kejadiannya tiba-tiba saya dengar ada yang teriak kebakaran," kata Inal, salah seorang korban kebakaran, di Batam, Sabtu.

Inal mengatakan saat kejadian, dirinya sedang tertidur dan baru terbangun saat ada teriakan yang memberitahukan ada kebakaran di sekitar rumahnya.

"Saya lihat keluar apinya sudah besar," kata Inal. Panik, Inal lantas lari keluar rumah membawa barang apa pun dari dalam rumahnya. Inal menambahkan tidak mengetahui pasti pukul berapa area pemukimannya diamuk api.

"Jamnya nggak tahu tapi pastinya mau subuh," ujar Inal.

Sementara itu, Kepala badan penanggulangan kebakaran (PBK) Pemkot Batam, Azman mengatakan pihaknya menurunkan sekitar 15 unit mobil PBK untuk menjinakkan si jago merah.

"Dari semua unit turun dan bisa kita padamkan sekitar jam enam pagi," ujar Azman. 

Kabag Humas Pemkot Batam, Yudi Admaji mengatakan saat ini korban kebakaran mengungsi di Dari data sementara Gedung Bersama Pemkot Batam.

Di lokasi sudah di bangun tenda, dapur umum dan mobil toilet," kata Yudi. Menurut Yudi jumlah KK yang terdata sementata saat ini ada 189 KK dan 590 jiwa. 

"Jumlah rumah yang terbakar diperkirakan 300 rumah, korban luka ringan ada satu orang dan sedang dalam perawatan," papar Yudi.

Dalam kejadian tersebut, lanjut Yudi, belum ada laporan mengenai korban yang meninggal dunia.(Antara)
Pewarta :
Editor: Rusdianto Syafruddin
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar