Polisi Karimun shalat gaib untuk korban gempa

id polsek tebing,karimun,shalat ghaib,gempa,tsunami,palu,donggala

Ilustrasi: Sejumlah umat islam melakukan sholat ghaib di Masjid Al-Akbar Surabaya, Jawa Timur, Jumat (2/1) untuk korban jatuhnya pesawat AirAsia QZ8501 beberapa waktu lalu. (ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat)

Kapolsek juga mengatakan, pihaknya akan menggalang dana masyarakat untuk disalurkan kepada para korban gempa di Palu dan Donggala
Karimun (Antaranews, Kepri) - Sejumlah polisi di Kepolisian Sektor Tebing, Resor Karimun, Kepulauan Riau menggelar shalat ghaib untuk korban gempa dan tsunami yang melanda Kota Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah pada Jumat  pekan lalu.

Shalat ghaib dilaksanakan di mushala As Salam, Mapolsek Tebing, Kecamatan Tebing, usai shalat ashar, Senin.
 
Kapolsek Tebing AKP Budi Hartono mengatakan, shalat ghaib yang diikuti personel beragama Islam tersebut digelar untuk para korban meninggal dunia dalam bencana yang memakan korban jiwa lebih dari 800 orang tersebut.

"Shalat ghaib dilaksanakan sebagai bentuk kewajiban bagi umat Islam untuk mendoakan menyolatkan jenazah yang tidak diketahui keberadaannya," kata dia.

Dalam kesempatan itu, jamaah juga menggelar doa bersama agar para korban yang meninggal dunia mendapat tempat yang layak di sisi Tuhan, dan kepada korban yang selamat agar diberi ketabahan dalam menghadapi musibah.

"Kita berduka cita. Indonesia berduka cita. Sebagai saudara sebangsa dan setanah air, sudah menjadi kewajiban bagi kita untuk mendoakan saudara kita yang ditimpa musibah," ujarnya.         

Kapolsek juga mengatakan, pihaknya juga akan menggalang dana dari masyarakat untuk disalurkan kepada para korban gempa di Palu dan Donggala yang membutuhkan bantuan.

Penggalangan dana, menurut dia, akan dilaksanakan pada Selasa (2/10) besok pada lima lokasi, yakni di simpang lampu merah Batu Lipai dekat SMAN 2 Karimun, simpang lampu merah RSUD M Sani dan simpang lampu merah gereja HKBP.     

Kemudian di simpang lampu merah Sei Lakam, Tanjung Balai Karimun dan simpang lampu merah ozon.

Penggalangan dana tersebut, lanjut Kapolsek, akan melibatkan beberapa organisasi kemasyarakatan dan mahasiswa, seperti Laskar Melayu Bersatu, Lembaga Adat Melayu dan lainnya. 

Polsek Tebing termasuk paling aktif melakukan kegiatan sosial termasuk menggalang dana untuk korban gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat beberapa waktu lalu.

Selain itu, penggalangan dana dari berbagai kelompok masyarakat yang didukung penuh pemerintah daerah aktif dilakukan untuk berbagai bencana alam, seperti di Aceh, Sumatera Barat, Yogya dan Lombok. (Antara)
Pewarta :
Editor: Evi Ratnawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar