Bupati Natuna promosikan potensi wisata ke Dubes Australia

id Bupati Natuna promosikan potensi wisata ke Dubes Australia

Bupati Natuna promosikan potensi wisata ke Dubes Australia

Bupati Natuna saat melaksanakan kegiatan video conference dengan Plt. Duta Besar Australia untuk Indonesia di Gedung Daerah Kabupaten Natuna, Bukit Arai, Ranai, Natuna, Senin (7/9). (Cherman/HO/Kominfo Natuna)

Natuna (ANTARA) - Bupati Kabupaten Natuna terus berupaya menpromosikan potensi daerahnya, salah satunya adalah sektor pariwisata Natuna ke berbagai negara, termasuk Australia melalui kedutaan besar Australia untuk Indonesia. 

"Natuna juga telah ditetapkan sebagai salah satu Kawasan Geopark Nasional, Kawasan Wisata atau MEA (Marine Ecotourism Archeology), Marine yang meliputi Water Sport, Snorkeling, Diving, Wreck Diving, Windsurfing, Layang - Layang, dan telah ada pengembangan Resort", jelas Bupati melalui Video Conference Webinar dengan Plt. Duta Besar Australia untuk Indonesia, Bertempat di Gedung Daerah Kabupaten Natuna Jalan Batu Sisir, Bukit Arai, Ranai,Natuna, Senin (7/9) pagi.

Selain itu, Ia juga memaparkan terdapat Ecotourism (Wisata Alam, Mendaki Gunung, Berkemah, Hutan Wisata), dan Archeology (Wreck Diving, Geo Tourism dan Historical Tourism).

Selanjutnya, Bupati menjelaskan profil daerah, dimana Kabupaten Natuna berada di kawasan strategis yang dikelilingi 9 negara tetangga, yaitu Cina, Taiwan, Vietnam, Kamboja,  Thailand, Malaysia, Singapore, Brunai Darussalam dan Filipina.

"Adapun potensi Sumberdaya Alam yang dimiliki daerah ini, diantara lain kandungan cadangan 11 miliyar barel minyak bumi dan 222 Triliyun kaki kubik cadangan  kandungan gas alam", ujarnya.

Masih secara geografis, Natuna berada pada Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) yang cukup padat dilintasi armada perdagangan antar negara.

Daerah tersebut juga memberikan sumbangsih pendapatan negara pada sector perdagangan sebesar sekitar US$ 5 triliun per tahun.

"Pada potensi perikanan, Kabupaten Natuna memiliki luas perairan 99,25%, dimana dengan luas wilayah perairan tersebut, laut Natuna Utara tercatat mampu memenuhi 10% dari kebutuhan perikanan global", kata Bupati.
Bupati Natuna saat melaksanakan kegiatan video conference dengan Plt. Duta Besar Australia untuk Indonesia di Gedung Daerah Kabupaten Natuna, Bukit Arai, Ranai, Natuna, Senin (7/9). (Cherman/HO/Kominfo Natuna)
Ia juga menjelaskan, berdasarkan Kepmen Kelautan dan Perikanan Nomor 50/Kepmen-KP/2017 tentang Estimasi Potensi Jumlah Tangkapan yang Diperbolehkan, dan Tingkat Pemanfaatan Sumber Daya Ikan di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia (WWP-RI, Natuna termasuk dalam WWP-RI 711 dengan potensi lestari lebih kurang 767.126 ton per tahun, meliputi perairan Selat Karimata, Laut Natuna dan Laut Natuna Utara.

Selanjutnya, berdasarkan kebijakan pemerintah pusat, Natuna juga telah memiliki beberapa lokasi kawasan strategis, diantaranya Kawasan strategis seperti kawasan perdagangan, jasa dan kawasan pariwisata.

Sementara, kawasan strategis Selat Lampa dan Teluk Depeh meliputi kawasan minapolitan dan kawasan pariwisata. Kawasan strategis Batubi meliputi agropolitan dan kawasan peternakan. 

Tidak hanya itu, kawasan strategis Kelarik dengan potensi agropolitan, serta kawasan strategis teluk Buton sebagai kawasan Industri.

Untuk menarik minat para investor, Hamid Rizal berjanji akan memberikan kemudahan dalam perizinan dan  memberi keringanan pajak daerah dua tahun pertama.

Pada kesempatan yang sama Plt. Duta Besar Australia untuk Indonesia, Allaster Cox  mengucapkan terima kasih kepada Bupati Natuna atas penjelasannya yang sangat mendetil terkait kondisi Natuna terkini.

Ia juga mengatakan informasi yang telah dipaparkan, selanjutnya akan disampaikan kepada konsorsium pengusaha yang ada di Australia, mengingat berdasarkan pemaparan diatas, terdapat peluang investasi  pengembangan sector perikanan.

Untuk langkah lebih lanjut, allaster juga berencana membawa anggota konsorsium pengusaha perikanan Australia melakukan kunjungan kerja bagi melihat secara langsung potensi yang dimiliki Natuna. 

Kegiatan tersebut Bupati Natuna, Abdul Hamid Rizal didampingi Kadis Perizinan, Kadis Perikanan, Kepala Bappeda, Dinas Pariwisata dan Kepala Bagian Kerjasama Setda Kabupaten Natuna.
Kegiatan penyelaman di perairan Natuna. (Cherman/HO/Kominfo Natuna)
Pewarta :
Editor: Evi Ratnawati
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar