Futsal Kepri diunggulkan dalam PON 2021

id pon xx, persiapan kepri menghadapi pon xx, kepri target futsal di pon xx

Futsal Kepri diunggulkan  dalam  PON 2021

Tim Futsal Kepri berfoto bersama jajaran KONI Kepri. (Dok KONI Kepri)

Batam (ANTARA) - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Kepulauan Riau menargetkan mendapatkan medali dari cabang olahraga futsal pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX tahun 2021 di Papua.

"Melihat persiapan mereka yang matang, kami optimistis bisa meraih medali PON dari futsal," kata Wakil Sekretaris Umum KONI Kepri Amri di Batam, Jumat.

KONI Kepri mengunjungi latihan secara mandiri yang dilaksanakan beberapa cabang olahraga yang lolos PON XX.

Ia yakin, dengan kerja keras pemain dan pelatih, maka medali akan bisa dicuri dari futsal.

Pelatih tim futsal Kepri, Suhendra Jamal, juga menargetkan meraih medali pada PON XX.

"Kami punya target. Target kami tidak untuk jalan-jalan, target kami medali," kata dia

Ia menyatakan, target itu sesuai dengan perhitungan yang matang, dengan kemampuan tim. Apalagi, tim Kepri pernah meraih juara nasional antarklub dan juara nasional antarmahasiswa.

"Berbekal juara itu kami memberanikan diri untuk pasang target juara," katanya.

Menurut dia, kegigihan pemain untuk menorehkan prestasi di PON XX semakin membara sekembalinya dari Pra-PON dengan membawa pulang tiket lolos.

"Kami langsung kumpulkan pemain, dan jalani latihan secara rutin," kata dia.

Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi KONI Kepri Syawaluddin menyatakan, 51 atlet dari 15 cabang olahraga lolos PON memiliki peluang sama untuk menyumbangkan medali.

"Starting awal sama, ada waktu satu tahun ke depan persiapan dilakukan maksimal. Semua atlet, semua cabang olahraga punya peluang untuk berprestasi dan mendulang medali," katanya.

Syawal mengingatkan seluruh pemain untuk tidak takut pada tim lawan saat bertanding.

"Jangan lihat tim itu dari Jawa atau dari mana. Tapi kita harus persiapkan diri dan buktikan kalau kita juga mampu melawan mereka, dan menang," pesannya.
Pewarta :
Editor: Evi Ratnawati
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar