ASN Lingga terlibat politik praktis pilkada

id Wakil Ketua DPRD Lingga, sesalkan ASN terlibat politik praktis pilkada,pilkada kepri, netralitas asn

ASN Lingga terlibat politik praktis pilkada

Sejumlah pejabat Pemkab Lingga foto bersama di halaman Puskesmas Rejai, Kecamatan Bakung Serumpun. Mereka menunjukkan tiga jari (ANTARA/Nikolas Panama)

Tanjungpinang (ANTARA) - Wakil Ketua DPRD Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, Aziz Martindas menyesalkan ada oknum ASN yang memiliki jabatan terlibat dalam politik praktis pilkada.

"Ini gambaran buruk pilkada. Baru saja memasuki masa kampanye, sudah terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, apalagi dilakukan oleh oknum ASN," kata Aziz, yang dihubungi di Tanjungpinang, Kepri, Sabtu.

Aziz mengemukakan keterlibatan oknum ASN itu tampak jelas di dalam foto yang beredar luas. Pertama, foto di depan Puskesmas Rejai, Kecamatan Bakung Serumpun, dan kedua foto bersama Calon Bupati Lingga nomor 3, Nizar.

Seluruh orang di dalam foto itu, memberi simbol tiga jari, yang mengisyaratkan mendukung paslon nomor 3.

"Ada oknum camat, dan ada Plt Kadis Kesehatan Lingga. Apakah mereka tidak paham peraturan? Rasanya tidak mungkin. 'Kan ada peraturan KPU, UU ASN, surat dari MenPAN yang melarang ASN politik praktis," tegasnya.

Menurut dia, banyak persepsi yang muncul akibat oknum ASN yang melakukan tindakan yang tidak menunjukkan netralitas ASN tersebut. Ada yang menduga ASN tersebut mengampu pimpinan, dan ada juga yang menilai peristiwa itu seolah-olah mengaminkan dugaan intervensi kepada aparatur pemerintahan untuk memilih paslon tertentu.

"Bisa jadi dugaan itu benar. Bisa juga salah. Kalau saya menilai, ini tindakan tidak benar dari ASN yang memiliki kemampuan, tetapi tidak percaya diri," katanya.

Aziz mengajak seluruh aparat pemerintahan bersikap netral, tidak berpihak. ASN harus menjadi contoh bagi masyarakat, dan berani mengambil keputusan yang tepat ketika berada di Tempat Pemungutan Suara.

"Ayolah kita bangkit, bangun Lingga. Kita lihat rekam jejak masing-masing paslon. Pilkada ini momentum awal untuk membangun Lingga. Karena itu jangan disia-siakan," ujarnya.

Sebelumnya, Ketua Bawaslu Lingga Zamroni, mengatakan pihaknya melakukan investigasi terhadap kasus tiga oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) yang diduga tidak netral menjelang pilkada di daerah tersebut.

Bawaslu Lingga sudah mengirim tim untuk menginvestigasi keterlibatan sejumlah oknum ASN yang berfoto di halaman Puskesmas Rejai, Kecamatan Bakung Serumpun, Lingga.

Foto itu beredar luas, dan menjadi pembicaraan publik.

 
Pewarta :
Editor: Evi Ratnawati
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar