Komisi III DPRD Kepri tinjau kesiapan GeNose Bandara Hang Nadim

id genose, batam, dprd kepri

Komisi III DPRD Kepri tinjau kesiapan  GeNose Bandara Hang Nadim

Sidak anggota Komisi II DPRD Kepri. Foto Antara Kepri/Arfan

Batam (ANTARA) - Anggota Komisi III DPRD Provinsi Kepri melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Bandar Udara 
Internasional Hang Nadim Batam, Kamis,  untuk memastikan kesiapan penggunaan GeNose C19 dalam satu pekan ke depan.

Dari pantauan ANTARA dilokasi ada tiga anggota dewan yang sidak ke bandara yakni Widiastadi Nugroho, Sahmadin Sinaga dan Yudi Kurnain.

Tujuan mereka dalam sidak pada hari ini untuk memastikan kesiapan penggunaan GeNose C19 di Hang Nadim, sekaligus mencoba secara langsung teknik penggunaan GeNose C19. 

Menurut Yudi Kurnain, penggunaan GeNose C19 jauh lebih simple. Tidak hanya penggunaannya saja yang simple melainkan juga harganya.

"Penggunaan GeNose C19 ini jauh lebih simple dari yang lainnya. Hanya dengan meniup dari mulut dan menunggu hasilnya beberapa menit saja, bukan hanya penggunaannya saja ya yang simple, harganya juga simple (murah)," ucap Yudi Kurnain.

Selanjutnya, Direktur Basan Usaha Bandar Udara Hang Nadim, Amran mengatakan, bahwa pihaknya saat ini sedang melakukan uji coba GeNose.

"Ini merupakan hari pertama kami melakukan uji coba penggunaan GeNose C19. Menguji semua aspek maupun flow, potensi battle necking sampai kepada penyerahan hasil test sembari dievaluasi," ucapnya.

Tidak hanya itu, Amran juga mengatakan bahwa terdapat 6 alat GeNose yang ada di bandara tersebut.

Meskipun masa berlaku GeNose hanya 1x24 jam, namun tetap valid digunakan untuk menjadi syarat berpergian.

Ditempat yang sama, Ketua Komisi III DPRD Provinsi Kepulauan Riau, meminta semua pihak agar tetap waspada akan virus COVID-19, dan dirinya berharap dalam 1 minggu ke depan GeNose ini sudah dapat digunakan.

"Hari ini kita sudah lihat uji coba penggunaan GeNose C19. Meskipun sudah ada alat terbaru, kita semua harus tetap waspada akan COVID-19 ini. Dan semoga dalam satu minggu ke depan, GeNose ini dapat digunakan," ucapnya.
Pewarta :
Editor: Evi Ratnawati
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar