Batam (ANTARA) - Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau menyebutkan jumlah hewan kurban di daerah setempat sebanyak 3.234 ekor yang terdiri dari 1.226 ekor sapi dan 2.008 ekor kambing.
"Hewan kurban di Batam totalnya 3.234, sapi ada 1226 ekor dan kambing 2.008 ekor," kata Kepala Kantor Kementerian Agama (Kekanmenag) Kota Batam, Zulkarnain di Batam, Ahad.
Beberapa waktu lalu Kantor Kemenag Kota Batam memperkirakan jumlah hewan kurban di Kota Batam hanya 2.717 ekor, yang terdiri dari sapi 1.006 ekor dan kambing 1.711 ekor.
Baca juga:
Masjid Agung Batam bagikan daging kurban hingga ke pulau-pulau penyangga
Ratusan warga Shalat Idul Adha di Dataran Engku Putri Batam
Namun menjelang perayaan Idul Adha, jumlah hewan kurban semakin bertambah yang didorong oleh antusias masyarakat Kota Batam yang ingin berkurban.
Berdasarkan data jumlah hewan kurban pada tahun 2021, sebanyak 3.042 ekor yang terdiri dari 1.035 ekor sapi dan 2.004 ekor kambing.
Sementara itu, Wali Kota Batam, Muhammad Rudi mengimbau masyarakat agar dapat mengolah daging kurban hingga matang, yang bertujuan untuk mematikan bakteri ataupun virus yang ada pada daging sapi tersebut.
"Saya minta untuk masak daging dengan benar-benar matang. Karena virus itu bisa mati jika berada di suhu yang panas. Meskipun sudah ada penjelasan bahwa Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang menjangkiti hewan tidak menularkan kepada manusia, dan hanya terjadi penyebaran antarhewan saja," kata Rudi.
Baca juga:
Pemkot Batam selenggarakan pawai takbir keliling Idul Adha

Komentar