Pelni Batam pastikan armada kapal layak beroperasi

id kepri batam,pelni batam,km kelud,pelayaran,kepri

Pelni Batam pastikan armada kapal layak beroperasi

Kepala Cabang Pelni Batam Edwin Kurniansyah. (ANTARA/Amandine Nadja)

Batam (ANTARA) - PT Pelayaran Nasional Indonesia Persero (Pelni) Cabang Batam, Kepulauan Riau, memastikan armada kapal dalam kondisi layak beroperasi dengan salah satu Kapal Motor (KM) Kelud akan menjalani docking tahunan pada September 2025.

Kapal tersebut melayani rute Batam-Belawan-Tanjung Balai Karimun-Tanjung Priok, dan akan berhenti operasional sementara pada 11 September hingga 1 Oktober 2025.

Kepala Cabang PT PELNI Batam Edwin Kurniansyah mengatakan 'docking' tahunan merupakan agenda rutin yang wajib dilakukan untuk memastikan aspek kelayakan dan keamanan kapal.

Baca juga: Pemkot Batam bersinergi dengan TNI bangun kawasan 3T

“Selama periode itu tidak ada kapal pengganti. Kami mohon masyarakat pengguna jasa untuk menyesuaikan jadwal keberangkatan,” katanya saat dihubungi di Batam, Selasa.

Ia menegaskan meski masyarakat sangat menantikan keberangkatan KM Kelud, docking tidak bisa ditunda karena menyangkut keselamatan penumpang.

Setelah docking selesai, KM Kelud dijadwalkan kembali berlayar pada awal Oktober dengan kondisi prima.

“Sesuai jadwal setelah 1 Oktober, kapal akan kembali normal melayani masyarakat Batam,” tambahnya.

Baca juga: Tim SAR temukan jasad pekerja galangan yang jatuh ke laut di Batam

Edwin juga meluruskan anggapan bahwa kapal biasanya digantikan armada lain. Ia menjelaskan situasi itu hanya terjadi pada 2024 saat KM Kelud dipakai sebagai penginapan terapung dalam ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) Sumatera Utara, sehingga sempat digantikan KM Dorolonda.

“Namun untuk docking rutin seperti tahun ini, tidak ada kapal pengganti,” ujarnya.

Di sisi lain, Pelni terus memperluas akses pembelian tiket agar masyarakat lebih mudah merencanakan perjalanan.

Selain kanal daring seperti Pelni Mobile, kini tiket dapat dibeli melalui aplikasi perbankan, termasuk perbankan swasta yang baru saja bergabung.

“Ada promo potongan harga 17 persen periode 15 Agustus hingga 15 September dengan minimal transaksi Rp450 ribu jika menggunakan MyBCA. Harapannya masyarakat semakin terbiasa membeli tiket secara daring sehingga tidak perlu datang langsung ke kantor. Kadang tiketnya ternyata sudah habis,” kata Edwin.

Ia mengatakan bahwa ketidakhadiran KM Kelud di rute ramai seperti Batam-Belawan menjadi tantangan, namun pihaknya memastikan layanan akan kembali berjalan sesuai standar kelayakan.

Baca juga:
Pemkot Batam bagikan seragam gratis untuk 52.000 murid baru

Selasa, cuaca Kepri diprakirakan berawan

Pewarta :
Editor: Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026


Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Komentar

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE