KPU Tanjungpinang Harapkan KPPS Bertugas Maksimal
Senin, 8 Oktober 2012 21:07 WIB
Tanjungpinang (ANTARA Kepri) - Komisi Pemilihan Umum Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau mengharapkan anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) bekerja maksimal agar hasil pemilihan kepada daerah 31 Oktober mendatang bisa dipertanggungjawabkan.
"Jika sudah bekerja maksimal, kami yakin hasilnya juga bisa maksimal dan tidak menimbulkan permasalahan di kemudian hari," kata Ketua Pokja Pemilihan KPU Tanjungpinang, Jauhari usai memberikan bimbingan teknis kepada anggota KPPS di Tanjungpinang, Senin.
Jauhari mengatakan, agar kerja KPPS tersebut bisa maksimal, tentu dengan mengedepankan kejujuran, adil, transparan, netral serta akurat dalam menghimpun data hasil penghitungan suara.
"Yang jelas harus mematuhi kode etik, agar tidak terdapat kesalahan," ujarnya.
Menurut dia, anggota KPPS telah dibekali dengan tata cara pemungutan dan penghitungan suara untuk memilih Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjungpinang lima tahun mendatang.
Bimbingan teknis untuk pelaksanaan pemilihan dan penghitungan suara bagi KPPS itu telah dilaksanakan secara bergantian oleh KPU sejak 26 September 2012.
"Hari ini untuk KPPS yang bertugas di Kelurahan Senggarang dan Kampung Bugis, besok terakhir untuk KPPS yang bertugas di Kelurahan Pinang Kencana," kata Jauhari.
Namun, menurut Jauhari anggota KPPS juga bisa langsung mengkomunikasikan dengan KPU secara intern, jika masih mendapatkan kendala atau keraguan menjelang dan pada saat pelaksanaan pemilihan kepala daerah itu.
"Kami tetap terbuka kapanpun bagi anggota KPPS untuk memperjelas tugas mereka," ujar dia.
Pada pemilihan kepala daerah Tanjungpinang 31 Oktober 2012 tersebut terdapat sebanyak 464 KPPS atau sama dengan jumlah tempat pemungutan suara (TPS) yang tersebar di 18 kelurahan.
Setiap KPPS terdiri dari tujuh orang anggota termasuk ketua.
Tahapan pemilihan kepala daerah Tanjungpinang saat ini akan memasuki masa kampanye yang akan dimulai pada 14 Oktober 2012.
Pasangan calon kepala daerah yang akan mengikuti pemilihan tersebut adalah pasangan Maya Suryanti-Tengku Dahlan dengan nomor urut 1, pasangan Lis Darmansyah-Syahrul dengan nomor urut 2, pasangan Hendry Frankim-Yusrizal dengan nomor urut 3 serta pasangan Husnizar Hood-Rudy Chua dengan nomor urut 4. (*)
Editor: Rusdianto
"Jika sudah bekerja maksimal, kami yakin hasilnya juga bisa maksimal dan tidak menimbulkan permasalahan di kemudian hari," kata Ketua Pokja Pemilihan KPU Tanjungpinang, Jauhari usai memberikan bimbingan teknis kepada anggota KPPS di Tanjungpinang, Senin.
Jauhari mengatakan, agar kerja KPPS tersebut bisa maksimal, tentu dengan mengedepankan kejujuran, adil, transparan, netral serta akurat dalam menghimpun data hasil penghitungan suara.
"Yang jelas harus mematuhi kode etik, agar tidak terdapat kesalahan," ujarnya.
Menurut dia, anggota KPPS telah dibekali dengan tata cara pemungutan dan penghitungan suara untuk memilih Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjungpinang lima tahun mendatang.
Bimbingan teknis untuk pelaksanaan pemilihan dan penghitungan suara bagi KPPS itu telah dilaksanakan secara bergantian oleh KPU sejak 26 September 2012.
"Hari ini untuk KPPS yang bertugas di Kelurahan Senggarang dan Kampung Bugis, besok terakhir untuk KPPS yang bertugas di Kelurahan Pinang Kencana," kata Jauhari.
Namun, menurut Jauhari anggota KPPS juga bisa langsung mengkomunikasikan dengan KPU secara intern, jika masih mendapatkan kendala atau keraguan menjelang dan pada saat pelaksanaan pemilihan kepala daerah itu.
"Kami tetap terbuka kapanpun bagi anggota KPPS untuk memperjelas tugas mereka," ujar dia.
Pada pemilihan kepala daerah Tanjungpinang 31 Oktober 2012 tersebut terdapat sebanyak 464 KPPS atau sama dengan jumlah tempat pemungutan suara (TPS) yang tersebar di 18 kelurahan.
Setiap KPPS terdiri dari tujuh orang anggota termasuk ketua.
Tahapan pemilihan kepala daerah Tanjungpinang saat ini akan memasuki masa kampanye yang akan dimulai pada 14 Oktober 2012.
Pasangan calon kepala daerah yang akan mengikuti pemilihan tersebut adalah pasangan Maya Suryanti-Tengku Dahlan dengan nomor urut 1, pasangan Lis Darmansyah-Syahrul dengan nomor urut 2, pasangan Hendry Frankim-Yusrizal dengan nomor urut 3 serta pasangan Husnizar Hood-Rudy Chua dengan nomor urut 4. (*)
Editor: Rusdianto
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
KPK sebut dugaan korupsi KPU dan gas air mata belum naik ke tahap penyelidikan
21 November 2025 11:34 WIB
Mantan ketua KPU Arief Budiman jadi saksi dalam sidang Hasto Kristiyanto
17 April 2025 11:13 WIB, 2025