Batam (Antara Kepri) - Komisi Pemilihan Umum Batam Kepulauan Riau menerima Laporan Awal Dana Kampanye (LADK) dari tim sukses dua pasangan peserta Pilkada Batam, sesuai dengan syarat yang ditetapkan oleh KPU.

"Kedua peserta sudah serahkan LADK beberapa saat sebelum waktu penutupan kemarin," kata Ketua KPU Batam Agus Setiawan di Batam, Kamis.

Dalam laporan ke KPU, tim pasangan nomor urut 1, Muhammad Rudi-Amsakar Ahmad menyerahkan data dana awal kampanye Rp1 juta. Sedang pasangan nomor urut 2 Ria Saptarika-Sulistiana menyerahkan data awal kampanye Rp1,18 miliar.

Setelah laporan awal dana kampanye, selanjutnya peserta Pilkada juga harus menyerahkan data dana kampanye, termasuk asal sumbangan.

Laporan dana kampanye harus diserahkan agar KPU mengetahui besaran dana kampanye yang akan dihabiskan setiap pasangan calon.

Karena KPU membatasi besaran dana kampanye maksimal Rp8.584.250.000 per pasangan calon, sesuai dengan SK nomor 53/KPTS/ KPU- Batam-031.436735/VIII/2015 tentang batasan dana kampanye.

Laporan juga akan dijadikan dasar dalam memantau penggunaan dana kampanye.

Sebelumnya, ditemui saat pengundian nomor urut peserta Pilkada, calon wali kota Batam Muhammad Rudi mengatakan tidak mengalokasikan dana khusus untuk kampanye.

Ia mengatakan dana kampanye akan disesuaikan dengan kebutuhan.

"Berapa saja, sesuai kebutuhan di lapangan. Saya punya pas-pas saja," kata calon wali kota petahana itu.

Sementara itu calon wali kota Batam Ria Saptarika mengaku mengumpulkan dana kampanye dari sejumlah pendukung yang simpatik dengan perjuangannya.

"Syukurlah, sejauh ini ada saja yang menyumbang. Bukan pengusaha, tetapi masyarakat biasa," kata Ria yang diusung PAN dan PDI Perjuangan itu.

"Sudah persiapan, jumlahnya wajar saja," kata pria yang tidak tergabung dalam partai apa pun itu.

Pilkada Batam diikuti dua pasang calon wali kota dan wakil wali kota, yaitu Muhammad Rudi-Amsakar Ahmad dengan nomor urut 1 dan Ria Saptarika-Sulistiana dengan nomor urut 2.

Muhammad Rudi-Amsakar (Ramah) diusung Partai Demokrat, PKPI, Partai Hanura dan Partai Gerindra, sedang Ria Saptarika-Sulistiana (Rialis) diusung PDIP dan PAN. (Antara)

Editor: Rusdianto