Anggota DPRD Kepri soroti minimnya kuota PPDB SMA/SMK

id Kuota ppdb minim

Anggota DPRD Kepri soroti minimnya kuota PPDB SMA/SMK

Anggota DPRD Kepri Wahyu Wahyudin. (Ogen)

Tanjungpinang (ANTARA) - Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Wahyu Wahyudin menyoroti minimnya kuota peseeta didik pada pelaksanaan PPDB SMA/SMK tahun 2021 khususnya di Kota Batam.

"Saya cukup banyak terima keluhan dari orang tua soal kuota PPDB minim. Masyarakat dibuat kebingungan," ujar Wahyudin, Sabtu (10/7/2021).

Politisi PKS itu mencontohkan peserta didik jalur prestasi SKL/ijazah di SMAN 3 Batam dengan kuota 27 orang, tiba-tiba terjadi pengurangan jadi 19 orang, sehingga cukup banyak yang tersisihkan.

Kemudian jalur zonasi SMAN 20 Batam, di mana sekolah yang paling dekat dengan tempat tinggal siswa di daerah itu ternyata sudah penuh.

Menurutnya tidak ada lagi pilihan di sekolah lainnya, meskipun siswa ikut jalur prestasi sudah tidak bisa, karena sistem hanya memperbolehkan sekali.

“Minimal kuota peserta didik tahun 2021 sama dengan tahun 2020, jadi banyak peserta didik yang tertampung di sekolah negeri,” kata Wahyudin.

Lanjut Wahyudin, di saat pandemi COVID-19 ini banyak orang tua dari calon peserta didik yang ekonominya terdampak, maka itu mereka berharap anaknya bisa tertampung di sekolah negeri.

"Saya berharap PPDB tiap sekolah disesuaikan dengan kuota tahun 2020, sehingga masih bisa terserap," demikian Wahyudin. 

 

Pewarta :
Editor: Evi Ratnawati
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE