Wamen Investasi minta PLN segera sediakan listrik 3-5 gigawatt di Batam

id BKPM,PLN,Listrik di Batam,Batam,Listrik batam

Wamen Investasi minta PLN segera sediakan listrik 3-5 gigawatt di Batam

Wakil Menteri (Wamen) Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Todotua Pasaribu usai menghadiri acara Musyawarah Nasional Himpunan Kawasan Industri Indonesia, di Jakarta, Kamis (19/6/2025). ANTARA/Maria Cicilia Galuh

Jakarta (ANTARA) - Wakil Menteri (Wamen) Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala BKPM Todotua Pasaribu meminta PLN segera menyediakan listrik 3-5 gigawatt untuk Batam.

Menurut Todotua, Batam akan mengalami pertumbuhan investasi yang besar. Karenanya, PLN perlu melakukan persiapan untuk menyokong listrik.

"Saya bicara sama PLN juga, itu Batam saya bilang, sebentar lagi di situ akan growth luar biasa. Saya bilang, PLN siap-siap. 3-5 giga ini bisa develop di Batam saya bilang, makanya saya bilang sama PLN, percepat itu," ujar Todotua, di Jakarta, Kamis.

Ia menyebut PLN memiliki rencana untuk menarik kabel dari Sumatera untuk memasok listrik ke Batam.

Menurut dia, satu persoalan infrastruktur yang harus diselesaikan di Batam adalah ketersediaan listrik.

Dengan tersedianya listrik yang memadai, kata Todotua pula, maka investor tidak ragu lagi untuk menanamkan modalnya pada kawasan itu.

"Karena Batam ini persoalannya salah satunya adalah listrik, dan listrik ini pun harus listrik yang kompetitif. Saya bukan bicara murah ya, tapi listrik yang kompetitif, kita juga bisa mitigasi," kata dia.

Sebelumnya, sejumlah jajaran BP Batam bertemu dengan Presiden Prabowo membahas tentang masalah percepatan investasi, di Jakarta, Kamis (22/5).

BP Batam fokus pada upaya percepatan investasi serta penyelarasan kebijakan strategis antara pemerintah pusat dan daerah.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: BKPM minta PLN segera menyediakan listrik 3-5 gigawatt di Batam

Pewarta :
Editor: Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2025


Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Komentar

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE