Batam, Kepri (ANTARA) - Perum Bulog Cabang Batam dan Karimun, Kepulauan Riau, mencatat stok beras di gudang mencapai 3.282 ton, sehingga mencukupi kebutuhan masyarakat hingga awal 2026.
"Stok beras Bulog saat ini ada 3.282 ton, yang sebanyak 3.097 ton ada di gudang Batam, dan 184 ton di gudang Karimun. Dengan stok ini dipastikan ketersediaan cukup untuk tiga sampai empat bulan ke depan," kata Kepala Bulog Batam-Karimun Guido XL Pereira di Batam, Rabu.
Pria asal Timor Leste itu menjelaskan pihaknya menerima kedatangan tim Satgas Pangan Bareskrim Polri dan Polda Kepri pada Rabu.
Tim mengecek stok beras di gudang guna memastikan ketersediaan aman hingga awal tahun.
Menurut dia, pengecekan oleh Bareskrim Polri ini dilakukan juga untuk memastikan ketersediaan beras tidak terganggu dengan adanya penindakan beras ilegal dalam jumlah besar yang dilakukan oleh aparat di Batam.
"Tim Bareskrim dan Polda Kepri turun untuk memastikan stok Bulog ada atau tidak, dan tidak terganggu dengan adanya penindakan tersebut," ujarnya.
Selain cadangan beras medium, Bulog juga menyiapkan cadangan beras premium yang didatangkan dari Subang, Jawa Barat, sebanyak 50 ton.
Rencananya, beras premium ini akan didistribusikan ke gudang Batam 25 ton dan Karimun 25 ton.
Menurut dia, Bulog mendapatkan tugas untuk mengatasi kelangkaan beras dengan mendistribusikan beras premium.
"Selama ini, di Provinsi Kepri konsumsinya beras premium, apalagi di Batam, Karimun dan kota/kabupaten yang ada di Kepri banyak wisatawan asing berkunjung pastinya hotel dan warung menyediakan beras premium," ujarnya.
Bulog Batam-Karimun memastikan bahwa masyarakat Kota Batam dan Kabupaten Karimun hingga Natal dan Tahun Baru dapat terpenuhi kebutuhan berasnya dengan harga sesuai HET.
Guido menegaskan juga ketersediaan beras di Batam dan Karimun juga didukung dengan program beras bantuan pangan dari pemerintah.
Sampai dengan 25 November, realisasi pendistribusian sebanyak 304.480 kg beras dan MinyaKita sebanyak 60.896 liter atau mencapai 35,23 persen.
"Untuk Kota Batam, beras sudah didistribusikan 275.040 kg beras dan 55.008 liter MinyaKita. Sedangkan di Karimun 29.440 kg beras dan 5.888 liter MinyakKita," kata Guido.
Hingga malam ini, Bulog Batam masih mendampingi pengecekan beras di gudang Bulog oleh Polda Kepri dan Disperindag Kota Batam.

Komentar