Ansar-Marlin optimistis perekonomian Kepri segera pulih

id Ansar Marlin, optimistis perekonomian, Kepri pulih

Ansar-Marlin optimistis perekonomian Kepri segera pulih

Ansar Ahmad-Marlin Agustina foto bersama seusai dilantik sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri di Istana Negara, Kamis (25/2/2021) . (Antara/Nikolas Panama)

Tanjungpinang (ANTARA) - Gubernur dan Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad-Marlin Agustina merasa optimistis perekonomian di wilayah tersebut pulih setelah mengalami keterpurukan dalam setahun terakhir akibat pandemi COVID-19.

Gubernur Ansar, yang dihubungi dari Tanjungpinang, Kamis, mengatakan, menumbuhkan perekonomian di wilayah tersebut merupakan janji politik yang harus direalisasikan untuk kepentingan masyarakat dan pemerintah.

"Kami yakin, ekonomi di Kepri bangkit," ujarnya yang pernah dua periode menjabat sebagai Bupati Bintan.

Ansar mengatakan upaya peningkatan pertumbuhan perekonomian harus didukung berbagai pihak, terutama elemen masyarakat. Peningkatan pertumbuhan perekonomian tidak terlepas dari peran pelaku usaha kecil menengah, usaha mikro kecil menengah, serta perusahaan berskala besar dan kecil.

Pemprov Kepri akan mendorong ekonomi kerakyatan bangkit dengan memberi berbagai stimulus kepala pelaku usaha kecil menengah, dan usaha mikro kecil menengah.

"Kami juga mendorong investasi di Kepri bangkit, semakin maju dan berkembang. Regulasi atau kebijakan pemerintah harus mampu melindungi pengusaha dalam berinvestasi, dan berpihak kepada kepentingan publik," ucapnya, yang juga mantan anggota DPR RI dari Fraksi Golkar.

Ansar menegaskan dirinya akan membangun komunikasi yang intensif dengan pemerintah pusat untuk kepentingan Kepri. Apalagi berbagai kebijakan yang berhubungan dengan pengelolaan sumber daya alam, membutuhkan koordinasi yang intensif dengan pemerintah pusat.

Ia juga berupaya koordinasi yang matang dengan pusat mampu membangkitkan kembali usaha yang bergerak di bidang kepariwisataan.

"Kami akan menjemput bola ke pusat agar memberi perhatian khusus terhadap Kepri yang merupakan provinsi strategis di Indonesia. Kami berharap kebijakan pemerintah pusat mampu mempercepat pemulihan perekonomian di Kepri," katanya.

Berdasarkan data, pertumbuhan perekonomian di Kepri pada Triwulan III tahun 2020 minus 5,8 persen.

 
Pewarta :
Editor: Evi Ratnawati
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar