Warga binaan meninggal sebelum bebas bersyarat

id rutan,batam

Warga binaan meninggal sebelum bebas bersyarat

Jenazah Siprianus saat dibawa perugas. Foto Antara Kepri/Arfan NK

Batam (ANTARA) - Seorang warga binaan Rutan Kelas IIA Batam, Siprianus Apiatus Bin Philipus meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah, Sabtu (10/4).

Saat dikonfirmasi ANTARA Kepri, Kepala Rutan Kelas IIA Batam, Yan Patmos Purba mengatakan, bahwa pihaknya mendapat kabar Siprianus sakit  beberapa hari ini.

"Kami mendapat kabar bahwa Siprianus sakit, maka dari itu kami semaksimal mungkin menjalankan apa yang menjadi tugas kami, seperti membawa Siprianus ke klinik. Kemudian, Siprianus pun meminta agar dapat beristirahat di kamarnya saja," ucapnya.

Melihat kondisi yang semakin buruk, pihaknya pun mengambil tindakan untuk membawa Siprianus ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah.

"Jam 10.55 WIB, Sabtu (10/4), Siprianus kami bawa ke rumah sakit dalam kondisi sadar, namun 2 jam setelahnya Suprianus dinyatakan meninggal dunia," jelasnya.

Kematian Siprianus pun langsung kami kabarkan ke keluarga dan kami langsung melapor ke pihak kepolisian.

"Saat mendengar kematian Siprianus, kami pun langsung mengabarkan ke pihak keluarga dan pihak kepolisian,"ucapnya.

Mendengar kabar tesebut, pihak keluarga melalui penasihat hukumnya, Natalis N Zega dari Peradi Batam Raya mengatakan, bahwa pihak keluarga sangat syok.

"Keluarga syok dan mempertanyakan penyebab kematian Siprianus, sebab, pihak keluarga punya dugaan lain dari kematiannya," ucapnya.

Dugaan lain tersebut muncul setelah keluarga dan penasihat hukum, melihat kondisi Siprianus di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah.

"Ya dugaan lain tersebut setelah kami melihat ada bengkak di dada, lengan yang patah, dan bengkak di punggung," ucap penasihat hukum keluarga, Natalis N Zaga.

Maka dari itu, pihak keluarga meminta Siprianus untuk dilakukan  autopsi.

Saat ini, pihak rutan bersama pihak keluarga dan kepolisian sedang berada di RS Bhayangkara Batam, sambil menunggu hasil autopsi Siprianus.

Siprianus adalah seorang warga binaan Rutan Kelas IIA Batam, yang terjerat kasus tindak pidana pengeroyokan, dengan hukuman 1 tahun 6 bulan penjara dan dijadwalkan bebas bersyarat pada 29 Maret 2021.
Pewarta :
Editor: Evi Ratnawati
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar