Gubernur Kepri bantah bayar uang demi dapat penghargaan nasional

id Penghargaan gubernur

Gubernur Kepri bantah  bayar uang demi dapat penghargaan nasional

Gubernur Kepri Ansar Ahmad menerima penghargaan nasional di Jakarta, Rabu (24/11). (ANTARA/HO-Humas Pemprov Kepri)

Tanjungpinang (ANTARA) - Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad membantah isu negatif bahwa pihaknya membayar sejumlah uang demi mendapatkan penghargaan nasional people of the year (POTY) dan Indonesia Award 2021 yang digelar dua stasiun televisi nasional.

"Isu itu tersebar di sejumlah media sosial dan beberapa grup WhatsApp," kata Gubernur Ansar di Tanjungpinang, Kamis.

Ansar menyebut bahwa informasi tersebut tidak benar sama sekali dan tidak mendidik, bahkan tidak mencerminkan sebagai bahasa yang keluar dari masyarakat Melayu yang selalu mengedepankan kesantunan dalam bertutur dan bertindak.

Menurutnya pihak panitia penyelenggara sudah sejak jauh hari menghubungi Pemprov Kepri melalui undangan resmi dan tidak serta-merta namanya keluar menjadi pemenang, namun ada seleksi dan eliminasi secara bertahap melalui tim penilai sangat kompeten dengan bidang keilmuannya. 

"Jangan sampai isu kurang baik yang berkembang di internal kecil masyarakat kita tersebut mencederai  perasaan banyak pihak. Kita sama-sama menjaga nama tim penilai dan penyelenggara, saya yakin mereka semua memiliki integritas yang tinggi dan tidak segampang itu mengobral integritasnya hanya untuk sejumlah rupiah," tegas Ansar.

Ansar menjelaskan sesuai undangan yang diterima pihaknya, jumlah total dewan juri untuk penilaian anugerah POTY sebanyak 7 orang.

Ansar Ahmad dan para penerima anugerah lainnya telah melewati tahap demi tahap seleksi penjaringan yang dilakukan oleh 7 orang tim penilai untuk 34 Provinsi se-Indonesia. 

Seleksi diawali dengan tahap babak 16 besar, kemudian berhasil lolos ke babak 8 besar dan dilanjutkan ke babak 5 besar, hingga akhirnya dipilih 3 gubernur terbaik.

Ansar sendiri menerima penghargaan kategori Best Integrated Digital Publik Service System dan Best Governor for Empowement and Education.

"Selalu saya sampaikan ke semua pihak, mari bekerja dan jangan fokus pada apresiasi sehingga mengabaikan kualitas hasil. Tapi fokuslah bekerja untuk menjaga kualitas hasil, insyaAllah apresiasi akan mengiringi," ucap Ansar.

 
Pewarta :
Editor: Evi Ratnawati
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE