
Daftar harga emas di Pegadaian Jumat ini

Jakarta (ANTARA) - Harga emas hari kni yang dikutip dari laman resmi Sahabat Pegadaian, Jumat (10/10), menunjukkan logam mulia UBS, Galeri24 dan Antam mengalami fluktuasi harga jual.
Harga jual emas Antam terus naik, kini ke angka Rp2.419.000 dari awalnya Rp2.411.000 per gram, begitu pula harga emas Galeri24 turut naik menjadi Rp2.306.000 dari semula Rp2.304.000 per gram.
Untuk emas UBS harga satu gram tetap stabil di angka Rp2.351.000.
Berikut daftar lengkap harga emas masing-masing produk:
Harga emas UBS:
- Harga emas UBS 0,5 gram: Rp1.271.000
- Harga emas UBS 1 gram: Rp2.351.000
- Harga emas UBS 2 gram: Rp4.665.000
- Harga emas UBS 5 gram: Rp11.528.000
- Harga emas UBS 10 gram: Rp22.933.000
- Harga emas UBS 25 gram: Rp57.219.000
- Harga emas UBS 50 gram: Rp114.202.000
- Harga emas UBS 100 gram: Rp228.313.000
- Harga emas UBS 250 gram: Rp570.612.000
- Harga emas UBS 500 gram: Rp1.139.880.000
Harga emas Galeri24:
- Harga emas Galeri24 0,5 gram: Rp1.209.000
- Harga emas Galeri24 1 gram: Rp2.306.000.
- Harga emas Galeri24 2 gram: Rp4.541.000
- Harga emas Galeri24 5 gram: Rp11.269.000
- Harga emas Galeri24 10 gram: Rp22.479.000
- Harga emas Galeri24 25 gram: Rp56.057.000
- Harga emas Galeri24 50 gram: Rp112.024.000
- Harga emas Galeri24 100 gram: Rp223.937.000
- Harga emas Galeri24 250 gram: Rp559.566.000
- Harga emas Galeri24 500 gram: Rp1.118.580.000
- Harga emas Galeri24 1.000 gram: Rp2.237.159.000.
Harga emas Antam:
- Harga emas Antam 0,5 gram: Rp1.269.000
- Harga emas Antam 1 gram: Rp2.419.000
- Harga emas Antam 2 gram: Rp4.774.000
- Harga emas Antam 3 gram: Rp7.134.000
- Harga emas Antam 5 gram: Rp11.855.000
- Harga emas Antam 10 gram: Rp23.652.000
- Harga emas Antam 25 gram: Rp58.997.000
- Harga emas Antam 50 gram: Rp117.910.000
- Harga emas Antam 100 gram: Rp235.738.000
- Harga emas Antam 250 gram: Rp589.066.000
- Harga emas Antam 500 gram: Rp1.177.911.000
- Harga emas Antam 1.000 gram: Rp2.355.780.000.
Baca selanjutnya
Bisnis emas...
Direktur Utama PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) Anggoro Eko Cahyo menargetkan nilai usaha bulion atau bisnis emas perseroan mencapai Rp100 triliun pada lima tahun mendatang.
Ia menilai terdapat potensi besar investasi emas di Indonesia seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap instrumen investasi syariah yang aman dan mudah diakses.
“Kami (di BSI) ini sekarang total bisnis emas adalah (senilai) Rp17 triliun. Dan kami menargetkan di tahun 2030 akan menjadi Rp100 triliun,” kata Anggoro Eko Cahyo saat ditemui di Jakarta, Rabu.
Dia menuturkan nilai tersebut berasal dari kegiatan usaha jual, beli, gadai, dan cicil emas yang kini menjadi fokus perusahaan.
Sejak peluncuran layanan bank emas (bullion bank) pada Februari 2025, perseroan terus mencatat pertumbuhan bisnis yang signifikan.
Anggoro menyampaikan per hari ini, total tabungan emas BSI mencapai 1,1 ton dengan jumlah nasabah lebih dari 200 ribu orang.
Menurutnya, pencapaian tersebut menunjukkan minat masyarakat yang tinggi terhadap investasi emas berbasis syariah.
Ia mengatakan hal tersebut karena emas mudah untuk digadaikan kapan pun nasabah membutuhkan dana, dan juga mudah untuk dicicil saat nasabah ingin membelinya.
Selain itu, harga emas juga cenderung terus naik, bahkan pagi ini harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) menembus Rp2.296.000 per gram.
“Saya rasa (usaha bulion) ini hal yang sangat baik ya. Karena apa? Karena itu menjadikan orang sekarang punya investasi yang aman dan tentu saja mudah bagi mereka,” ujarnya.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Daftar lengkap tiga produk emas di Pegadaian Jumat ini yang fluktuatif
Pewarta : Ahmad Muzdaffar Fauzan
Editor:
Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026
