BP Batam Targetkan Investasi USD750 juta

id BP Batam Targetkan Investasi USD750 juta

Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Lukita Dinarsyah Tuwo saat menyambut investor asing asal Tiongkok di Mall Pelayanan Publik Batam. (Antaranews Kepri/Danna Tampi)

Supaya investor yakin bahwa saat ini tidak ada dualisme pemerintahan di Batam
Batam (Antaranews Kepri) - Tahun ini Badan Pengusahaan (BP) Batam menargetkan nilai investasi USD750 juta dan guna merealisasi hal tersebut pelayanan yang baik, transparan serta cepat akan terus dilakukan untuk menarik para investor. 

Kepala BP Batam Lukita Dinarsyah Tuwo, di Batam, Rabu, mengatakan pihaknya tidak hanya mendatangkan tapi juga melakukan pengawalan terhadap investor yang baru masuk sesuai amanat Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 91 Tahun 2017 tentang Percepatan Pelaksanaan Berusaha. 

"Dengan demikian akan dapat membantu investor dalam merealisasi investasinya dan jam selalu menekankan kepada seluruh pegawai BP Batam untuk komitmen memberikan pelayanan yang baik," kata Lukita. 

Lukita menyatakan ia dan lima deputinya mempunyai target ekonomi Kota Batam Provinsi Kepulauan Riau harus tumbuh tujuh persen dalam dua tahun dan menyelesaikan berbagai permasalahan yang ada. Karena itu Lukita meminta agar seluruh pegawai BP Batam berkomitmen untuk menjaga intergritas yang tinggi dan transparan dalam melayani serta harus selalu rendah hati.

"Kami juga akan terus meningkatkan kerjasama dengan Pemerintah Kota Batam termasuk juga dalam hal meningkatkan investasi, baik PMA ataupun penanam modal dalam negeri (PMDN)," ujarnya. 

Kata Lukita dengan bekerjasama diharapkan dapat memberikan kepercayaan lebih kepada investor dan pemerintah komitmen memberikan pelayanan guna mempermudah para investor.

"Supaya investor yakin bahwa saat ini tidak ada dualisme pemerintahan," katanya. 

Pada Selasa (9/1) kemarin perusahaan asal Tiongkok PT Panca Costa Investment menanamkan modalnya sekitar USD3,75 juta di Batam. 

Perusahaan tersebut bergerak dibidang industri mortar atau beton siap pakai dan rencananya akan beroperasi di Kawasan The Summer, Batam Centre serta aka  merekrut sekitar 30 tenaga kerja lokal. 

PT Panca Costa Investment merupakan perusahan kedua asal Tiongkok yang berinvestasi di awal tahun 2018, setelah sebelumnya PT Hong Sheng Plastic Industry yang juga menanamkan modalnya sekitar Rp50 miliar. PT Panca Costa Investment merupakan kerjasama perusahaan Tiongkok dan Indonesia.

Komisaris Utama PT Panca Costa Investment Pan Bo mengatakan letak Batam yang strategis yang berdekatan dengan Singapura dan Malaysia menjadi alasan utama mereka berinvestasi di kota bandar dunia madani  ini. Serta banyaknya kemudahan dalam pengurusan perizinan juga menjadi dasar pihaknya memilih Batam dibanding daerah lain di Indonesia.

"Saya sudah survei di Pulau Jawa, Sumatera, dan Sulawesi, Batam saya kira yang terbaik apalagi ada layanan i23j (izin investasi 3 jam)," katanya. 

Selain mensurvei beberapa daerah di Indonesia, pihaknya juga sudah melakukan penjajakan di beberapa negara Asia Tenggara lain seperti Thailand dan Filipina. Namun belum ada yang menawarkan banyak kemudahan investasi seperti di Batam. 

Tahap awal perusahaannya baru menanamkan modal sekitar Rp50 miliar, namun tidak menutup kemungkinan nilainya akan terus bertambah.(Antara)

Editor: Evy R. Syamsir
Pewarta :
Editor: Kepulauan Riau
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar