Kadin: Kepercayaan investor di Batam cukup tinggi

id Kadin Batam,kepercayaan investor,penanam modal asing,batam

Ketua Kadin Batam Jadi Rajagukguk (Antaranews Kepri/Messa Haris)

Kadin akan mendorong para investor yang saat ini masih 'wait and see' agar bisa segera merealisasi rencana investasinya di Batam
Batam (Antaranews Kepri) - Kamar Dagang Indonesia Kota Batam menilai kepercayaan penanam modal asing (PMA) di Kota Batam Provinsi Kepulauan Riau masih cukup tinggi.

Ketua Kadin Kota Batam, Jadi Rajaguguk, di Batam, Senin, mengatakan pihaknya memiliki komitmen untuk meningkatkan investasi di Kota Batam, sehingga perekonomian di kota tersebut terus meningkat.

"Kita berharap pemerintah pro pengusaha, sehingga kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan bisa lebih memudahkan dunia usaha," katanya.

Jadi mengatakan Pemkot dan BP Batam serta stakeholder lainnya dapat bekerjasama untuk mengembalikan kepercayaan investor. 

"Kadin akan mendorong para investor yang saat ini masih 'wait and see' agar bisa segera merealisasi rencana investasinya di Batam," ujarnya. 

Meski perekonomian dunia belum pulih, pihaknya optimistis kepercayaan investor masih tinggi untuk berinvestasi di Batam. 

Selain itu kata Jadi, pengembangan sektor pariwisata harus digarap serius oleh pemeritah. 

"Kita apresiasi langkah Pemkot Batam yang membangun infrastruktur dan BP Batam yang berkomitmen untuk menyelenggarakan berbagai iven internasional untuk mendatangkan wisatawan mancanegera," katanya.

Namun kata Jadi, pemerintah harus meningkatkan jumlah destinasi wisata yang menarik untuk meningkatkan kunjungan wisman. 

Ketua REI Khusus Batam, Ahyar Arfan berharap diusia yang ke 50 tahun Kadin bisa terus memberikan kontribusinya.

Tidak hanya untuk kepentingan pelaku usaha saja, tapi juga bagaimana bisa membantu dan memberikan masukan kepada pemerintah. 

"Saat ini banyak potensi baru yang bisa dikembangkan untuk penggerak ekonomi di Batam dan peran Kadin sangat diperlukan untuk memberikan pemikiran kepada pemerintah terkait dengan sektor apa saja yang bisa digarap untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi," katanya.(Antara)
Pewarta :
Editor: Rusdianto Syafruddin
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar