PT Pegatron investasi senilai 40 juta USD di Batam

id Pt pegatron investasi,investasi asing,batam

PT Pegatron investasi senilai 40 juta USD di Batam

Peresmian PT Pegatron Technology Indonesia di Batamindo, Batam, Kepri. Perusahaan asal Taiwan itu berinvestasi 40 juta USD di Batam. (Foto. Humas Pemprov Kepri)

Tanjungpinang (ANTARA) - PT Pegatron Technology Indonesia, perusahaan asal Taiwan yang bergerak di bidang industri komputer, barang elektronik dan optik ini menanamkan modalnya sebesar 40 juta USD di Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri).

Vice Chairman of Pegatron, Mr. Jason Cheng, menyebutkan investasi tahap awal tersebut akan menyerap 1.600 tenaga pekerja. "Secara bertahap, kami akan merekrut tenaga kerja," kata Jason Cheng, di sela acara seremonial peresmian PT Pegatron Technology Indonesia di kawasan Batamindo, Batam, Selasa.

Peresmian itu dihadiri Gubernur Kepri Nurdin Basirun, Wali Kota Batam Muhammad Rudi, Kepala BP Batam Edy Putra Irawady, pimpinan Sat Nusapersada Abidin Hasibuan dan tamu undangan lainnya.

Dalam kesempatan ini, Gubernur Nurdin Basirun bangga dan berterima kasih kepada PT Pegatron yang telah memilih Batam sebagai tempat investasi. Apalagi ini merupakan pertama di Indonesia dan Kawasan Asia Tenggara. "Di tengah lesunya investasi negara asing, kehadiran Pegatron tentu sangat membantu perekonomian daerah, terutama dalam hal penyerapan tenaga kerja," ujar Nurdin.

PT Pegatron, kata Nurdin, bisa menjadi ikon Batam, karena daerah itu kini punya perusahaan besar dunia berteknologi tinggi. Dia turut meyakinkan investor dan calon investor, bahwa Kepri masih punya potensi besar sebagai tempat investasi.

Pemerintah di Kepri, kata dia, akan selalu berusaha memberikan fasilitas dan layanan terbaik bagi investor. "Meski pelayanan yang kami berikan masih ada yang belum optimal. Tapi percayalah, kami akan selalu berusaha memberikan yang terbaik bagi investor, sehingga Kepri mempunyai daya saing yang tak kalah bagus dari negara lain," katanya.*

 

Pewarta :
Editor: Rusdianto Syafruddin
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar