Pelindo akan rehab total pelabuhan Tanjung Balai Karimun

id Pelabuhan karimun,Pelindo

Pelindo akan rehab total pelabuhan Tanjung Balai Karimun

Pelabuhan internasional dan domestik Tanjung Balai Karimun. Antara/Rusdianto

Tanjung Balai Karimun (ANTARA) - PT Pelindo 1 akan merehab total pelabuhan domestik dan internasional Tanjung Balai Karimun, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau pada 2020.

"Alhamdullah direksi sudah setuju. Tahun depan mulai dibangun dengan anggaran sekitar Rp20 miliar," kata General Manager PT Pelindo 1 Cabang Tanjung Balai Karimun Syahri Ramadana di Tanjung Balai Karimun, Selasa.

Syahri Ramadana menjelaskan anggaran sebesar itu digunakan untuk rehab total dengan bangunan yang didesain ulang, baik pelabuhan domestik dan internasional yang letaknya berdampingan.

Menurut dia, rehab total tersebut dilatarbelakangi kondisi pelabuhan yang sempit dan tidak representatif layaknya pintu masuk daerah maritim.

"Anda bisa lihat sendiri bagaimana kondisi pelabuhan saat ini. Pintu masuknya tidak jelas yang mana. Jalur turun ke ponton juga kecil," ujarnya.

Dia mengakui pengembangan pelabuhan domestik dan internasional Tanjung Balai Karimun cukup sulit karena dihadapkan keterbatasan lahan.

Untuk itu, kata dia, rehab total dua pelabuhan tersebut akan diawali dengan menyusun rancangan atau desain bangunan dengan memperhatikan kenyamanan penumpang.

"Bisa saja bangunannya hanya satu lantai. Dan loket-loket penjualan tiket direlokasi dan ditata ulang. Nanti kita diskusikan dengan instansi terkait, seperti KSOP, bea cukai, kantor kesehatan pelabuhan atau imigrasi," kata dia.

Proses pembangunan, menurut dia, dilakukan secara bertahap sehingga pelayanan terhadap penumpang tetap berjalan seperti biasa.

Syahri menambahkan proses rehabilitasi ini sudah dibicarakan dan disepakati bersama PT Karya Karimun Mandiri (KKM) selaku Badan Usaha Pelabuhan milik Pemkab Karimun.

"Untuk anggaran pembangunan sepenuhnya dari Pelindo karena sifatnya investasi. Sedagkan untuk operasional tetap dikerjasamakan dengan KKM," kata dia.
Pewarta :
Editor: Kabiro kepri
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar