KPU Batam verifikasi faktual 47.299 KTP pendukung Rian Ernest-Yusiani

id kpu batam,rian ernest,rian ernest pilkada batam,syarat dukungan perseorangan batam,ferivikasi faktual calon perseorangan

KPU Batam verifikasi faktual 47.299  KTP pendukung Rian Ernest-Yusiani

Anggota KPU Batam William Seipattiratu. (Naim)

Batam (ANTARA) - Komisi Pemilihan Umum Kota Batam Kepulauan Riau melaksanakan verifikasi faktual terhadap 47.299 dukungan KTP yang diberikan kepada bakal calon pasangan kepala daerah dari jalur perseorangan, Rian Ernest-Yusiani.

"Yang memenuhi syarat untuk dilakukan verifikasi faktual yaitu sebanyak 47.299 dukungan, yang tersebar di 12 kecamatan di Kota Batam," kata anggota KPU Batam William Seipattiratu di Batam, Selasa.

Verifikasi faktual dilaksanakan pada 24 Juni -12 Juli 2020 oleh Panitia Pemungutan Suara.

Sebanyak 47.299 dukungan yang akan diverifikasi faktual itu, merupakan hasil dari verifikasi administrasi yang sudah dilakukan KPU sebelumnya.

KPU Batam menyerahkan berita acara verifikasi faktual kepada Tim Penghubung Rian Ernest-Yusiani, Selasa (23/6).

"Seharusnya sudah kami serahkan kemarin-kemarin. Karena kebijakan kemarin tahapan Pilkada di-'pending' dulu, maka kami serahkan tadi," kata dia.

Jumlah pendukung yang memenuhi syarat pada verifikasi administrasi itu berkurang dibanding saat tim menyerahkan penyokong di awal sebanyak 53.895 dukungan.

"Saat verifikasi awal sampai akhir administrasi, tinggal 47.299 dukungan. Sisanya TMS, karena ada yang ganda, menggunakan KTP SIAK dan lain-lain" kata Willy.

Sementara untuk memenuhi syarat dukungan maju dalam jalur perseorangan, bakal pasangan calon kepala daerah minimal mengumpulkan 48.816 KTP.

"Bakal calon perseorangan masih bisa ke tahap perbaikan, jika nanti dukungan dia setelah verifikasi faktual ini kurang dari jumlah minimal 48.816 dukungan," kata William.

Ia mengatakan, sesuai tahapan, maka selanjutnya KPU akan menyerahkan berkas pada PPS pada 24-29 Juni 2020, sebagai bekal melakukan verifikasi faktual.
 
Pewarta :
Editor: Evi Ratnawati
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar