Penurunan tarif angkutan udara akan picu deflasi di Kepri pada Juli

id inflasi batam juli 2020,deflasi kepri juli 2020, tpid kepri, deflasi batam juli 2020,penurunan tarif angkutan udara picu

Penurunan tarif angkutan udara akan  picu deflasi di Kepri pada Juli

Wakil Ketua TPID Kepri Musni Hardi K Atmaja

Batam (ANTARA) - Penurunan tarif angkutan udara, harga daging ayam ras dan kangkung memicu terjadinya deflasi di Provinsi Kepulauan Riau pada Juli 2020.

Tim Pengendali Inflasi Daerah Kepri mencatat, daerah itu mengalami deflasi secara bulanan sebesar 0,11 persen (mtm), lebih rendah dibandingkan Juni 2020 yang inflasi sebesar 0,05 persen (mtm).

"Deflasi di Kepri pada Juli 2020 utamanya bersumber dari penurunan harga pada kelompok transportasi serta kelompok makanan, minuman dan tembakau," kata Wakil Ketua TPID Kepri Musni Hardi K Atmaja di Batam, Kamis.

Ia mencatat, kelompok transportasi deflasi -1,60 persen (mtm) dengan andil terhadap deflasi sebesar -0,20 persen (mtm) pada Juli.

Komoditas utama penyumbang deflasi kelompok transportasi adalah angkutan udara yang deflasi 13,68 persen (mtm) dengan andil terhadap deflasi sebesar -0,20 persen (mtm).

Menurut dia, penurunan tarif angkutan terjadi, seiring dengan mulai normalnya permintaan warga untuk bepergian.

Selain itu, kelompok makanan, minuman, dan tembakau juga tercatat deflasi 0,02 persen (mtm) dengan andil terhadap deflasi -0,006 persen (mtm). Komoditas utama penyumbang deflasi yakni daging ayam ras.

"Penurunan harga daging ayam ras terjadi seiring lancarnya pasokan dan turunnya permintaan dari segmen hotel dan rumah makan," kata dia.

TPID juga mencatat, deflasi Kepri pada Juli 2020 tertahan inflasi pada kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,91 persen (mtm) dengan andil sebesar 0,06 persen (mtm).

Komoditas utama penyumbang inflasi pada kelompok ini adalah emas perhiasan yang inflasi sebesar 2,76 persen (mtm) seiring peningkatan harga emas di tingkat global.

Secara tahunan, Kepri mengalami deflasi sebesar -0,33 persen (yoy) pada Juli 2020, lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya yang mengalami inflasi 0,24 persen (yoy), maupun inflasi nasional sebesar 1,54 persen (yoy).

"Dengan perkembangan tersebut, inflasi Kepri pada Juli 2020 masih berada di bawah kisaran sasaran inflasi tahun 2020 sebesar 3 ± 1 persen (yoy)," kata dia.

Sementara itu, secara spasial Kota Batam mengalami deflasi 0,17% (mtm) dan Tanjungpinang mengalami inflasi 0,34% (mtm) pada Juli 2020.

Komoditas utama penyumbang deflasi di Batam adalah angkutan udara, daging ayam ras, kangkung dan bawang putih.

Sedangkan komoditas utama penyumbang inflasi di Tanjungpinang adalah angkutan udara, emas perhiasan, telur ayam ras dan cabai hijau.

"Meningkatnya inflasi pada angkutan udara di Tanjungpinang terjadi seiring dengan masih terbatasnya rute penerbangan yang beroperasi, sedangkan peningkatan harga pada telur ayam ras didorong oleh terbatasnya pasokan akibat larangan 'hatched egg'," kata dia.
Pewarta :
Editor: Evi Ratnawati
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar