Keanekaragaman Hayati Laut yang ada di Pulau Karimun Besar

id UMRAH opini

Keanekaragaman Hayati Laut yang ada di Pulau Karimun Besar

Pantai Pelawan Desa Pangke Kabupaten Karimun (HO)

Kabupaten Karimun adalah salah satu kabupaten yang ada di Provinsi Kepulauan Riau, Ibu kota Kabupaten Karimun terletak di Tanjung Balai Karimun. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 7.984 km², dengan luas daratan 1.524km² dan luas lautan 6.460km². Kabupaten Karimun terdiri dari 198 pulau dengan 67 pulau yang berpenghuni. Kabupaten Karimun memiliki jumlah penduduk sebanyak 231.145 jiwa (2018). Kabupaten Karimun memiliki keanekaragaman hayati laut dan sumberdaya alam yang bisa di manfaatkan. Masyarakat Kabupaten karimun mayoritas bermatapencarian dilaut maka tidak jarang di karimun terdapat banyak nelayan tradisional. Tidak hanya itu masyarakat karimun banyak yang menyadari bahwa ada syurga tersembunyi di kabupaten karimun. Berikut  keanekaragaman hayati laut dan sumberdaya alam yang ada di Kabupaten Karimun.

Terumbu Karang

Kualitas terumbu karang sangat jelek. Salah satu faktor adalah tingginya kekeruhan air di perairan mana yang meningkatkan hanya sekitar 10 - 20 cm, dengan tipe substrat pasir dan pancuran karang. Sebaran terumbu karang ditemukan pada kedalaman dua meter, dengan proporsi penutupan terumbu karang hanya sekitar 15%. Genus-genus karang yang ditemukan di Pulau Karimun Kecil adalah Lithophylon, Montastrea, Galaxea, Heliophora dan Montiphora.

Bakau

Ekosistem telah mengalami perubahan luasan dalam waktu enam tahun. Tahun 1996 luas hutan mangrove 18.492 ha dan pada tahun 2002 sebesar 20.283 ha. Hutan mangrove yang terkenal di sekeliling pulau dengan kondisi baik tapi dengan tingkat kerapatan yang jarang, hal ini disebabkan kondisi sedimen yang pada umumnya pasir dan sedikit lumpur. Jenis mangrove yang ditemukan terkenal di Pulau Karimun Kecil adalah Avicennia, Rhizophora, Xylocarpus dan Sonneratia.

Vegetasi Pantai

Lebih dari 90% tutupan lahan di pulau ini adalah pohon atau semak belukar sehingga menyebabkan pulau ini cukup kaya akan potensi kayu. Menurut masyarakat setempat potensi tegakan kayu dengan ukuran diameter 60 cm ada sekitar 500 batang.

Muhammad Ilham
(Mahasiswa Universitas Maritim Raja Ali Haji - Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan)

Perikanan

Perairan di sekitar pulau merupakan tempat penangkap ikan, khususnya nelayan tradisional. Ikan-ikan yang paling banyak ditangkap oleh nelayan adalah ikan kurau dan kerapu. Jenis ikan ini sangat membantu masyarakat, terutama dari etnis Tionghoa dan juga diekspor ke Singapura. Jenis ikan lainnya yang ditangkap adalah ikan manyung, selar, bawal hitam, bawal putih, kakap putih, parang-parang, belanak, senangin, tenggiri, layur, udang putih, cumi-cumi, kerapu, kepiting, dan udang. Masyarakat yang tinggal di Pulau Karimun Kecil adalah nelayan. Mereka menggunakan perahu motor berkapasitas rendah 5 GT. Daerah penangkapan ikan termasuk perairan Selat Malaka sekitar Pulau Iyu Kecil atau bagian Barat Laut Pulau Karimun Kecil. Jenis alat tangkap yang digunakan adalah jaring kurau, jaring tenggiri, pancing rawai, dan jaring udang. 

Sumberdaya Mineral

Kabupaten Karimun memiliki cadangan batu granit yang cukup besar yang terkenal di beberapa lokasi yaitu Pulau Karimun Besar dan Karimun Kecil. Hasil tambang batu granit ini pada umumnya diekspor ke Singapura dan Malaysia sebagai bahan konstruksi (bahan bangunan). Cadangan batu granit di Kabupaten Karimun diperkirakan sebesar 8 milyar ton (PPLH UNRI, 2003).Perairan Karimun kaya akan pasir laut. Sejak ekspor pasir pertama dibuka tahun 1970 Kabupaten Karimun telah mengekspor pasir laut ke negara Singapura dan Malaysia, dengan produksi per bulan lebih kurang 3 juta m3, dengan pendapatan pada tahun 2000 sebesar Rp 27 miliar, tahun 2001 sebesar Rp 45 miliar dan tahun 2002 sebesar Rp 70 miliar (Pemda Karimun, 2003). Aktivitas penambangan pasir laut dan granit yang dilakukan di pulau-pulau kecil sekitar Pulau Karimun Kecil juga perlu diwaspadai. Jangan sampai merusak lingkungan darat dan perairan yang dapat merugikan kedaulatan negara.

Jasa Lingkungan

Posisi Pulau Karimun Kecil yang dekat dengan pusat ekonomi di kawasan Selat Malaka seperti Malaysia, Singapura dan Batam, menyebabkan pulau ini sangat strategis. Potensi jasa lingkungan ini dapat dimanfaatkan sebagai daerah persinggahan atau tempat berlabuh kapal untuk keperluan bongkar muat. Pada saat ini terdapat daerah labuh kapal tanker untuk keperluan bongkar muat di sebelah Selatan Pulau Karimun Kecil. Daerah bongkar muat atau daerah transit barang ke kapal yang berukuran lebih kecil sangat diperlukan, karena kapal tanker yang membawa muatan barang dengan ukuran besar tidak dapat merapat secara langsung di Pelabuhan Karimun Besar.

Keterangan : Isi dan maksud tulisan sepenuhnya tanggung jawab penulis, bukan tanggung jawab redaksi
Penulis :

COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar